Astagfirullah, Keluarga Suratji di Depok Jadi Korban Intimidasi Tetangga Selama Bertahun-Tahun

rumah warga diteror tetangga
Sumber :
  • siapviva

Siap – Malang nasib yang menimpa Suratji dan keluarga. Bertahun-tahun dia dan keluarganya menjadi korban intimidasi yang dilakukan tetangganya sendiri.

img_title Wanita Ini Gagal Jadi TKW ke Jepang Gegara Nekat Aborsi

Peristiwa itu terjadi sejak tahun 2024 hingga saat ini. Mulanya, Suratji dan keluarga hidup damai di sebuah rumah yang terletak di Jalan Keadilan, Gang At Taufiq RT 07 RW 01, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Namun sejak dua tahun belakangan, hidupnya dan keluarga menjadi tidak nyaman karena ulah tetangganya yang kerap melakukan tindakan tidak mengenakkan. Bahkan rumahnya sudah beberapa kali dirusak oleh tetangganya. 

img_title Bejat, Ayah Rudapaksa Anak dengan Iming-iming Uang Rp 200 Ribu

Suratji pindah ke Depok sejak tahun 2014. Sebelumnya dia tinggal di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan. Dia mengaku betah tinggal di Depok karena lingkungan tetangga lain yang bersahabat.

Selama ini Suratji dan keluarga hanya diam, namun karena sudah keterlaluan akhirnya ia memutuskan melaporkan peristiwa itu ke polisi.

img_title Berbekal Pisau Cutter, RAN Sayat Leher Pacar Mantan Kekasih di Beji

Suratji sendiri mengaku kurang mengetahui pasti pemicu peristiwa tersebut. Selama ini dia hanya diam saja saat pelaku merusak pagar dan melempari rumah korban dengan berbagai macam benda.

"​Kita juga enggak tahu, sebenarnya. Soalnya kemarin itu kejadiannya saya pulang kerja, terus lagi ngobrol sama teman di kuburan itu, tikungan depan tiba-tiba pas saya lagi ngobrol dia lewat, itu dia langsung ngata-ngatain saya yang udah enggak enak didengar deh, hitungannya gitu dan itu pun saya enggak respons sama sekali," katanya, Kamis (16/7/2026).

Tindakan pelaku juga sudah diketahui oleh pengurus lingkungan dan sudah dimediasi. Namun nyatanya pelaku tidak kapok dan masih mengulangi perbuatannya.

"Itu juga enggak tahu, enggak jelas. Soalnya udah dimediasi. Cuman hitungannya ada sepi itu seminggu, habis itu ngelakuin lagi," ujarnya.

Dalam rumah tersebut ada sekitar tujuh orang. Pelaku merusak rumah korban hingga motor. 

​"Kalau untuk saat ini pagar sama itu ada motor, jadi lecet tuh, karena dilempar helm dari luar," tukasnya.

Suratji menuturkan, pelaku juga mengancam akan menyantet dan mengajak berkelahi. Namun mereka tidak pernah menanggapi ucapan pelaku.

"Iya, kalau di video kan ada itu. Segala bapaknya ngajakin dia suruh saya suruh keluar, saya diajakin berantem apa segala, itu sering kejadiannya. Bahkan kalau kita yang lama-lama, cuma kita mau disantet apa-apa segala," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
img_title