Breaking News: Warga Temukan Jasad Tidak Utuh dalam Karung di Depok

Polisi sedang melakukan olah TKP penemuan jasad tidak utuh di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (4/8/2026).
Sumber :
  • siap.viva

SiapWarga di sekitar Jalan Raya Kav, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, dihebohkan dengan penemuan sesosok diduga mayat yang terbungkus karung di tengah tanah lapang pada Selasa (4/8/2026) sore.

img_title Gempar Ibu dan Anak di Landak Kalbar Ditemukan Tewas, Tangan dan Kaki Terikat

Penemuan tersebut bermula ketika seorang warga membakar sebuah karung yang selama ini dikira hanya berisi tumpukan sampah.

Saat karung meleleh akibat terbakar, terlihat bagian tubuh yang diduga merupakan jasad manusia.

img_title Mayat dalam Karung Beras Hebohkan Depok, Polisi Temukan Fakta yang Bikin Merinding

Warga yang terkejut kemudian langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama tim identifikasi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

img_title Siaga Satu! Kedubes Amerika Mendesak Warganya Angkat Kaki dari Timur Tengah, Perang Terbuka AS-Iran Dimulai?

Area penemuan langsung dipasangi garis polisi, sementara warga yang penasaran memadati sekitar lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi.

Salah seorang warga, Al Badlu, mengaku karung tersebut sebenarnya sudah berada di lokasi sejak 24 Juli 2026.

Namun, karena tidak mengeluarkan bau menyengat maupun menimbulkan kecurigaan, warga menganggapnya sebagai sampah yang dibuang sembarangan.

"Karung itu sebenarnya sudah ada sejak tanggal 24 Juli. Karena dikira sampah, warga di sini membiarkannya begitu saja," ujar Al Badlu.

Ia menjelaskan, keberadaan jasad baru diketahui setelah karung dibakar hingga bagian luarnya meleleh.

Dari situlah warga mulai menyadari bahwa benda yang selama ini dianggap sampah ternyata berisi tubuh manusia.

"Setelah dibakar, karungnya meleleh. Saat itulah mulai terlihat bagian tubuh di dalamnya," katanya.

Menurut Al Badlu, hingga kini belum ada warga sekitar yang mengenali identitas jasad tersebut maupun melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Karena itu, ia menduga korban bukan merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi penemuan.

"Tidak ada warga di sini yang tahu. Kalau memang warga sekitar, pasti sejak awal sudah ramai," ujarnya.

Ia juga menyebut jalan di sekitar lokasi merupakan akses yang cukup ramai dilalui masyarakat setiap hari.

"Jalan ini memang cukup sering dilewati warga yang keluar masuk kawasan ini," ucapnya.

Selain menjadi jalur lalu lintas warga, tanah lapang tempat ditemukannya jasad juga kerap dimanfaatkan sebagai lokasi bermain, terutama saat akhir pekan.

"Kalau Sabtu dan Minggu sore, tempat ini ramai sekali. Banyak anak-anak bermain layang-layang di lapangan ini," katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title