Terkuak! Ternyata Ini Rahasia Mengerikan Iran, Misteri Senjata Pemusnahan Massal yang Bikin Trump Maju mundur?
- Istimewa
Kendati demikian, Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Daryl Caudle, menilai Iran sengaja memanfaatkan isu ranjau untuk menggiring kapal komersial mendekat ke garis pantai mereka.
"Hampir tidak mungkin Iran sama sekali tidak menanam ranjau di kawasan tersebut," tegas Laksamana Daryl Caudle kepada Bloomberg.
Laporan lain mengutip pejabat AS menyebut Iran mungkin tidak dapat mengetahui kembali lokasi seluruh ranjau yang telah ditanam.
Iran juga disebut tidak memiliki kemampuan untuk membersihkan seluruh ranjau tersebut, sehingga situasi ini semakin mempersulit upaya pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh.
Satu hal yang pasti, sejak konflik pecah, Iran telah menyerang atau merusak lebih dari 20 kapal komersial menggunakan kapal cepat tanpa awak, rudal, serta proyektil misterius.
Namun, fakta bahwa tidak ada kapal yang terkena ledakan ranjau memunculkan spekulasi baru.
Hingga ranjau fisik benar-benar ditemukan, Iran dinilai telah berhasil menembakkan senjata jenis lain yang tidak kalah mematikan: Weapons of Mass Distraction atau "senjata pengalih perhatian massal".
Hantu ketidakpastian ini sudah cukup untuk membuat kapal-kapal komersial ketakutan dan menjauhi Selat Hormuz, tanpa Iran harus meledakkan satu pun ranjau lautnya.