Iran Perkuat Mesin Perang, Target Militer AS Mulai Dipetakan
- Gemini AI
Siap – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memicu kekhawatiran baru di kawasan Eropa.
NATO meningkatkan kewaspadaan setelah muncul indikasi Teheran tengah mempertimbangkan aksi terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di Eropa.
Dikutip dari kanal YouTube Kompas, NATO menegaskan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan ancaman yang berasal dari Republik Islam Iran.
Aliansi pertahanan tersebut menyatakan seluruh langkah yang diperlukan akan ditempuh untuk melindungi negara-negara anggotanya.
Kewaspadaan itu meningkat setelah laporan intelijen mengungkap dugaan bahwa Iran sedang memetakan sejumlah aset militer AS di Eropa sebagai bagian dari opsi pembalasan.
Langkah tersebut disebut dapat ditempuh apabila Presiden AS Donald Trump kembali meningkatkan tekanan dan eskalasi militer terhadap Teheran.
Sikap NATO disampaikan melalui pernyataan tertulis seorang pejabat aliansi sebagaimana dikutip dari Anadolu pada Rabu, 19 Agustus 2026.
"NATO siap menghadapi ancaman apapun dan akan selalu melakukan apa yang diperlukan untuk membela semua sekutu," katanya.
Pejabat tersebut memastikan komitmen NATO untuk melindungi seluruh negara anggotanya tetap menjadi prioritas.
Menurutnya, aliansi pertahanan transatlantik itu memiliki mekanisme pertahanan yang dipersiapkan untuk menghadapi potensi agresi dari luar.
Salah satu kemampuan yang kembali disoroti adalah sistem pertahanan udara NATO.
Sistem tersebut disebut telah menunjukkan efektivitasnya dalam menghadapi ancaman rudal di kawasan.
Pada awal 2026, pertahanan udara NATO dilaporkan berhasil mencegat empat rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Iran menuju Turki.
Keberhasilan itu menjadi salah satu indikator bahwa kemampuan pertahanan udara NATO masih berada dalam kondisi siaga dan dapat digunakan untuk merespons ancaman yang muncul secara cepat.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika sejumlah laporan media menyoroti dugaan aktivitas militer Iran yang mengarah pada pemetaan fasilitas Amerika Serikat di Eropa Tenggara.
Bulgaria menjadi salah satu wilayah yang disebut masuk dalam perhatian tersebut.
Negara itu sebelumnya memberikan izin bagi Pangkalan Udara Bezmer untuk digunakan pesawat tanker pengisi bahan bakar udara milik Amerika Serikat.
Selain Bulgaria, Siprus juga disebut berada dalam radar potensi ancaman yang berkaitan dengan meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.