Heboh Efek Samping AstraZeneca, Eks Menkes Pernah Ingkatkan Vaksin Covid Bisa Picu Gagal Ginjal

Eks Menkes Siti Fadila soal efek samping vaksin Covid
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Baru-baru ini publik dikejutkan dengan isu yang menyebut adanya efek samping langka pada vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca. Lantas benarkah demikian?

Terungkap, Ternyata Ini Penyebab Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal

Dikutip dari The Telegraph UK, kasus ini terkuk setelah pihak produsen vaksin tersebut digugat oleh Jamie Scott, seorang pria berkebangsaan Inggris. 

Ia mengaku mengalami cedera otak permanen setelah menerima vaksin AstraZeneca pada April 2021, lalu. 

Panglima Manguni Andy Rompas ke Habib Bahar: Sesuai Janji Saya, Kelarkan Secara Adat

Apa yang dialaminya itu bersamaan dengan kasus lainnya, menyoroti dampak serius dari efek samping langka yang dikenal sebagai Trombosis dengan Sindrom Trombositopenia (TTS).

Hal itu ditandai dengan oleh pembekuan darah dan jumlah trombosit yang rendah.

Tidak Terima Anjing Peliharaanya Dilempar Batu, Seorang Pria di Depok Tusuk Tetangga Pakai Pisau

Tonton VIdeo: Polda Metro Gerebek Home Industry Narkoba Sinte di Perumahan Mewah

Nah terlepas dari kasus efek samping vaksin AstraZeneca, rupanya jauh sebelumnya mantan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Siti Fadila juga sempat menyebut loh ada bahaya mengerikan di balik efek samping vaksin Covid.

Dikutip dari tayangan YouTube Official INews, awalnya eks Menkes Siti Fadila memberi penjelasan soal penyebab maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak yang terjadi beberapa tahun lalu. 

Menurut dia, selain karena keracunan bahan kimia dalam obat sirup, hal itu juga bisa disebabkan karena bakteri dan sebagainya. 

"Atau bisa juga anak-anak yang pernah terpapar oleh Covid atau ibunya pernah terpapar (Covid) kemudian menyusui anak itu, misalkan," ujarnya.

Namun untuk kasus dewasa, menurut Siti Fadila, kemungkinan ada hubungannya dengan vaksin booster Covid-19.

"Vaksin MRNA maupun vaksin DNA itu bisa mempergaruhi gagal ginjal akut," jelasnya.