Ribuan Pemuda Gelar Aksi di DPR, Tolak Narasi 'Men-Nepalkan Indonesia'
- Istimewa
Siap –Ribuan massa dari berbagai elemen pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Komando Rakyat Jaga Persatuan (KRJP) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin sore.
Dalam aksinya, massa menyerukan pesan perdamaian dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan serta persatuan bangsa di tengah pesatnya dinamika sosial dan politik saat ini.
Aksi damai ini digelar sebagai wujud kepedulian nyata terhadap masa depan demokrasi di Tanah Air.
Selain itu, aksi tersebut menjadi landasan seruan agar setiap perbedaan pandangan maupun penyampaian kritik kepada pemerintah tetap disalurkan melalui jalur yang tertib, santun, konstitusional, dan penuh rasa tanggung jawab.
Kordinator aksi, Airul, menegaskan bahwa fenomena unjuk rasa yang berujung pada aksi anarkis serta maraknya spekulasi politik di ruang publik perlu disikapi secara kritis dan bijak oleh seluruh elemen bangsa.
Secara khusus, ia menyoroti berkembangnya narasi provokatif yang mengarah pada upaya menggulingkan pemerintahan sah, sebagaimana kerap dikaitkan dengan peristiwa instabilitas politik di Nepal.
"KRJP menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi bagian dari solusi. Perbedaan pilihan politik dan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk saling memecah belah. Generasi muda harus berdiri sebagai pelopor perdamaian, persatuan, dan demokrasi yang santun serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan," ujar Airul di lokasi aksi.
Aksi demonstrasi
- Istimewa
Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam aliansi ini secara resmi membacakan lima poin pernyataan sikap.
Berdasarkan kondisi dinamika nasional saat ini, Komando Rakyat Jaga Persatuan (KRJP) menyatakan:
1. Menjaga Keutuhan NKRI: Menjaga keutuhan NKRI dan menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, serta upaya yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
2. Penyampaian Aspirasi Damai: Mengajak seluruh elemen masyarakat menyampaikan kritik dan aspirasi secara damai, tertib, konstitusional, dan bertanggung jawab, serta menolak tindakan anarkism maupun kekerasan.
3. Peran Generasi Muda: Menyerukan kepada generasi muda untuk menjadi pelopor perdamaian, persatuan, dan demokrasi yang santun, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.