Datangi Balaikota Depok, Rektor UI 2 Jam Diskusi dengan Supian-Chandra, Ini yang Dibahas
- Istimewa
Siap – Universitas Indonesia atau UI siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok. Ada sejumlah hal yang dibahas, di antaranya terkait proyek infrastruktur hingga bidang akademis.
Kesepakatan itu terjalin setelah Rektor UI, Prof Heri Hermansyah bertemu langsung dengan Wali Kota Depok, Supian Suri dan wakil-nya, Chandra Rahmansyah di Balaikota Depok pada Kamis, 8 Januari 2026.
Ini merupakan kali pertama, pimpinan tertinggi UI menyambangi langsung ruang kerja Wali Kota Depok.
Prof Heri datang ke Balaikota Depok sekira pukul 14:00 WIB dan baru keluar sekira pukul 16:00 WIB.
Dalam pertemuan tertutup itu, Prof Heri mengatakan, Universitas Indonesia sebagian terbesar wilayah kampusnya ada di Depok. Banyak civitas di kampus tersebut yang bermukim di kota ini.
"Karena Depok ini rumah kita bersama, kita perlu memiliki hubungan yang sangat baik dan kondusif. Dan kebetulan dengan Pak Wali Kota, Wakil Wali Kota dan seluruh pimpinan Kota Depok, kita sudah menjalin komunikasi hubungan yang sangat baik selama ini," katanya usai melakukan pertemuan tersebut.
Prof Heri mengakui, ada banyak pembahasan yang nantinya akan menjadi kolaborasi bersama antara UI dan Pemkot Depok.
"Seperti kita ketahui bersama, UI sedang proses membangun exit tol masuk ke rumah sakit, dan di situ sudah ada jembatannya dan tentunya juga memerlukan koneksi dengan Depok diantaranya ada jalan terusan nanti dari arah Juanda sampai ke Kukusan," katanya.
"Jadi ini terkait dengan pengembangan infrastruktur, exit jalan, kemudian juga underpass, jalan layang Margonda dan seterusnya," sambung dia.
Kemudian yang kedua, di Depok juga banyak angkatan kerja, lulusan SMA, dan di UI juga ada banyak pelatihan terkait mempersiapkan tenaga kerja.
"Alhamdulillah kita juga sedang berkolaborasi dengan Kementerian P2MI untuk membentuk Migrant Center, yang nanti akan memberikan berbagai pelatihan untuk para tenaga kerja yang kita siapkan untuk bisa bekerja di luar negeri, untuk menjadi diaspora yang memiliki keahlian dan tenaga kerja terdidik dan memiliki kompetensi tinggi."
Selain itu juga, pihaknya sempat membahas terkait dengan pengembangan sumber daya manusia atau SDM di Kota Depok.