Mahasiswa UGM dan BEM DIY Geruduk Gejayan, Tolak Pabrik Semen Wonogiri

Mahasiswa UGM dan BEM DIY Geruduk Gejayan
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Kawasan pertigaan Gejayan, Yogyakarta, kembali menjadi saksi gerakan mahasiswa.

img_title Aliansi Mahasiswa DIY Gelar Diskusi Publik, Soroti Eksploitasi Lingkungan dan Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DIY turun ke jalan melakukan aksi damai.

Mereka menyoroti rencana pembangunan pabrik semen di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

img_title Diduga Ada Intimidasi, BEM UI Beberkan Alasan Sejumlah Universitas yang Tidak Ikut Turun ke Jalan Hari Ini

Aksi ini membawa keresahan mendalam terkait dampak lingkungan yang berpotensi ditimbulkan oleh industri semen di wilayah tersebut.

Kawasan Pracimantoro sendiri dikenal memiliki ekosistem karst yang rentan dan sangat penting bagi cadangan air tanah warga sekitar.

img_title Sah! Achmad Donny Terpilih sebagai Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026–2029

Dalam aksinya, massa menuntut transparansi penuh terkait proses perizinan dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Mereka mendesak pemerintah agar membuka informasi publik sebagai dasar pengambilan keputusan. Salah satu isu paling tajam yang disuarakan adalah dugaan keterlibatan akademisi dalam memuluskan perizinan proyek.

Para mahasiswa menuntut agar kajian lingkungan dilakukan secara objektif tanpa intervensi kepentingan pemodal.

“Proses kajian lingkungan harus dilakukan secara objektif dan tidak boleh dipengaruhi kepentingan tertentu,” ujar Rohman mahasiswa UGM.

Selain itu, massa juga mengecam keterlibatan oknum akademisi yang dianggap mengkhianati nilai ilmiah.

Mereka menilai kampus seharusnya menjadi benteng kebenaran, bukan alat untuk melegitimasi perusakan lingkungan.

"kami mengecam keras oknum akademisi yang mengendalikan integritas ilmiah demi memberikan legitimasi palsu bagi ruang hidup,tolak semua amdal di pertambangan dan industri,"jelasnya.

Di akhir aksi, massa membacakan pernyataan sikap bersama Forum BEM se-DIY dan Mahasiswa UGM.

Terdapat empat tuntutan utama yang ditegaskan: Tolak Instrumentalisasi

Kampus & Akademisi: Hentikan keterlibatan institusi perguruan tinggi dan akademisi dalam memberikan legitimasi ilmiah bagi proyek penambangan dan penjelas industri semen di Pracimantoro yang merusak lingkungan.

Hentikan Manipulasi AMDAL: Menolak keras segala bentuk kompromi dan penyalahgunaan dokumen AMDAL sebagai legalitas formal pada seluruh proyek pembangunan ekstraktif. Usut Tuntas Aktor Intelektual:

Mendesak pengusutan transparan terhadap dalang dan pihak akademis/teknokratis yang merancang serta memuluskan masuknya proyek ekstraktif di Pracimantoro, Wonogiri.

Solidaritas Ruang Hidup: Menyatakan dukungan penuh terhadap segala bentuk resistensi struktural dan kultural warga Pracimantoro dalam mempertahankan kawasan pemukiman, pertanian, dan ekosistem lokal.

Halaman Selanjutnya
img_title