22 Napi Antusias Ikuti Kejar Paket di Lapas Surabaya, Bukti Jeruji Tak Halangi Pendidikan!

Program kejar paket di Lapas Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Penjara bukanlah akhir dari segalanya. Hal itulah yang dibuktikan para petugas Lapas Kelas I Surabaya untuk menguatkan mental warga binaan alias narapidana.

img_title Inovasi Pelayanan Lapas Cibinong Jadi Rujukan LPP Mataram

Selain rutin memberikan bekal pembinaan melalui program kemandirian, petugas di lembaga pemasyarakatan tersebut juga membuka kesempatan untuk napi mengenyam pendidikan. 

Hal itu dibuktikan dengan mendukung program Kejar Paket A, B, dan C melalui kerjasama PKBM Nurul Huda.  

img_title Intip Meriahnya Semarak HUT ke-81 RI di Lapas Cibinong: Napi dan Petugas Kompak Rebut Prestasi

Sebanyak 22 warga binaan yang ingin melanjutkan pendidikan mendapat kesempatan mengikuti ujian kesetaraan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapas Surabaya pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Sontak program ini pun disambut antusias para warga binaan alias napi. 

img_title Menginspirasi, Pengelolaan Sampah di Lapas Cibinong Jadi Sorotan Pejabat LAN

Kepala Lapas Surabaya, Sohibur Rachman mengatakan, bahwa kejar paket atau ujian kesetaraan ini adalah bagian dari program pembinaan, sekaligus upaya pemenuhan hak para napi untuk memperoleh pendidikan sesuai dengan jenjang masing-masing.

Adapun warga binaan mengikuti pembelajaran sesuai tingkat pendidikan yang ditempuh, mulai dari Paket A yang setara dengan jenjang SD. 

Kemudian Paket B setara SMP, hingga Paket C setara SMA. 

"Kami memastikan, meski berada di balik tembok lapas, kesempatan untuk belajar tetap diberikan sebagai bekal bagi mereka dalam mempersiapkan kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat," katanya. 

Hal senada juga disampaikan Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Surabaya, Andik yang menegaskan, bahwa pembinaan tidak hanya berorientasi pada masa menjalani pidana, tetapi juga bagaimana mereka memiliki bekal ketika nantinya kembali ke masyarakat.

“Hak untuk mendapatkan pendidikan tetap kami penuhi, kami berharap melalui program kejar paket ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan ijazah, tetapi juga tumbuh motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki diri," jelasnya.

Menurut dia, kegiatan pendidikan menjadi salah satu bekal penting dalam membangun pola pikir dan kemandirian warga binaan. 

Dengan adanya kesempatan belajar, warga binaan diharapkan dapat memanfaatkan waktu selama menjalani pembinaan untuk meningkatkan kemampuan.

Petugas juga berharap mereka dapat mempersiapkan masa depan dengan harapan setiap warga binaan yang bebas bisa membawa perubahan, minimal untuk dirinya sendiri.