Perang Iran Bikin Trump Linglung, Ini Sederet Buktinya
- Istimewa
Siap – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump nampaknya benar-benar kewalahan dalam menghadapi konflik dengan Iran.
Strategi menekan AS, hingga upaya untuk kembali ke meja perundingan nyatanya tak juga membuat Republik Islam melunak.
Disitat dari kanal YouTube Kompas, 5 bulan setelah konflik besar-besaran memuncak di Timur Tengah, Washington kini berada di persimpangan jalan paling krusial.
Prediksi bahwa perang Iran akan selesai hanya dalam hitungan Minggu, kini hanyalah angin lalu.
Presiden Donald Trump tampaknya mulai dibuat linglung oleh daya tahan Teheran yang luar biasa.
Dari kegagalan serangan militer, kebuntuan diplomasi, hingga opsi sanksi ekonomi yang tak kunjung mempan, lantas bagaimana posisi Amerika Serikat saat ini?
Berdasarkan laporan eksklusif dari Wall Street Journal, para pejabat AS mengungkap bahwa Trump kini kembali mengadopsi strategi lama demi meraih hasil baru. Ya, strategi itu ialah tekanan ekonomi.
Karena enggan kembali terlibat dalam perang terbuka habis-habisan, dan waspada terhadap negosiasi diplomatik, AS kini telah memilih pendekatan tunggu dan lihat.
Gedung Putih mengandalkan sanksi keuangan baru, dan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran untuk memicu krisis ekonomi Teheran.
Trump sendiri secara terbuka mengklaim kepada wartawan, bahwa Republik Islam tidak memiliki uang dan menuding Iran itu benar-benar bangkrut.
Pejabat senior pemerintahan AS menyebut, para ajudan telah meyakinkan Trump, bahwa Teheran lebih takut pada Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent dari pada Menteri Pertahanan, Pete Hegseth.
Duta besar AS untuk PBB Mike Waltz menegaskan di Fox News, rezim Iran mungkin tidak peduli dengan kehancuran militer, tapi mereka sangat panik saat mata uangnya anjlok dan inflasi meroket hingga angka tiga digit yang tertinggi dalam 80 tahun.
Namun Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei langsung menangkis klaim tersebut.
Ia menegaskan, taktik AS ini tidak akan berhasil dan justru membuktikan ketidakmampuan Washington dalam berdiplomasi.
Menurutnya, politisi Amerika justru mencekik peluang mereka sendiri untuk keluar dari krisis yang mereka ciptakan.
Kekuatan Republik Islam yang Mengejutkan