Ortu Calon Taruna STIP Tolak Moratorium Menhub: Jangan Kubur Cita-cita Mereka

Ortu calon taruna STIP tolak moratorium Menhub
Sumber :
  • Istimewa

“Kami mendukung Menhub memberikan sanksi kepada semua pihak yang bertanggungjawab atas terjadinya peristiwa tersebut serta melakukan evaluasi  sistemik terhadap pendidikan di STIP," kata Jarry. 

Polisi Tetapkan Mahasiswa STIP yang Aniaya Juniornya hingga Tewas Jadi Tersangka

Pihaknya berharap, Menhub tidak mengubur cita-cita para calon taruna pelayaran tersebut.

"Namun, kami menyayangkan pernyataan menteri untuk melakukan moratorium. Sebab memberlakukan moratorium sama saja dengan mengorbankan calon taruna  yang bercita-cita menjadi taruna di STIP, terutama anak-anak kami yang saat ini sedang mengikuti Sipencatar. Jangan kubur cita-cita mereka," sambungnya.

Polisi Gelar Perkara Kasus Tewasnya Taruna STIP yang Diduga Dianiaya Seniornya di Lingkungan Kampus

Jarry mencatat ada 463 calon taruna STIP yang sedang mengikuti Sipencatar saat ini baik yang berasal dari Pulau Jawa maupun dari luar Pulau Jawa. Para calon taruna ini telah melalui tahap pertama sileksi dari total 6 tahap.

Oleh karena itu, Jarry berharap agar Menhub segera mencabut keputusan moratorium tersebut agar Sipencatar dapat dilanjutkan kembali ke tahap berikutnya.  

Kemenhub Copot Status Taruna Pelaku Penganiayaan yang Menyebabkan Tewasnya Mahasiswa STIP

“Dengan pernyataan ini kami berharap agar Bapak Menteri Perhubungan bersedia mengabulkan permohonan kami, agar anak-anak kami dapat melanjutkan pendidikan di STIP." 

"Anak-anak kami telah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti sileksi taruna STIP, mengikuti bimbingan belajar kedinasan, melakukan persiapan fisik dan giat berlatih. STIP adalah sekolah lanjutan yang menjadi cita-cita mereka sejak dini," timpal Jarry.

Halaman Selanjutnya
img_title