Breaking News: Kecelakaan Beruntun di Desa Pancaroba, Truk Bermuatan Kayu Nyungsep ke Parit
- Istimewa
VIVA – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas melibatkan lima kendaraan di Jalan Trans Kalimantan KM 33, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa 9 Juni 2026.
Informasi yang dihimpun dilapangan, dari lima unit kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas, satu unit truk berpelat KB 8706 MZ mengangkut ratusan batang kayu jenis keladan dan bengkirai.
Sumber terpercaya melaporkan, ada kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Kalimantan mobil truk jatuh ke parit diduga bermuatan kayu keladan dan bengkirai dan belum di evakuasi.
‘’Truk terpal hijau di dalamnya ada kayu jatuh ke parit. Sekarang masih belum di evakuasi,’’ujar sumber tersebut.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU J. Effendhy Kusuma, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan membeberkan kronologi hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di lapangan. Bahwa kecelakaan besar ini terjadi dalam dua fase beruntun yang saling berkaitan.
Peristiwa bermula ketika sebuah mobil Pick Up dengan nomor polisi KB 8841 SI yang dikemudikan oleh Angap tengah melaju dari arah Tayan menuju ke arah Kota Pontianak. Sesampainya di lokasi kejadian (TKP) KM 33, Pick Up tersebut memperlambat laju kendaraan karena hendak berbelok ke arah kiri.
Namun naas, dari arah belakang, sebuah Truk Tangki berpelat nomor KB 8420 WB yang dikemudikan oleh Muhammad Budi melaju kencang dan gagal mengantisipasi pergerakan di depannya.
"Truk Tangki tersebut langsung menabrak bagian belakang Pick Up. Benturan yang keras membuat pengemudi Pick Up kehilangan kendali hebat, hingga mobilnya terlempar dan menghantam rumah milik warga bernama Jiki yang berada di pinggir kiri jalan,"jelas Ade melalui keterangan tertulisnya pada Selasa 9 Juni 2026.
Ade menmabahkan, kecelakaan pertama tersebut otomatis memicu kemacetan di ruas jalan Trans Kalimantan. Sekitar 20 menit berselang, sebuah Minibus KB 1275 UL yang disetiri oleh Zarman datang dari arah luar kota. Sadar akan adanya penumpukan kendaraan di depannya, Zarman berinisiatif memperlambat laju minibusnya.
Lagi-lagi, fatalitas akibat tidak menjaga jarak aman kembali terjadi. Dari arah belakang minibus, mencuat Truk berpelat KB 8706 MZ yang dikemudikan oleh Kahari Dwi Saputra langsung menghantam bokong Minibus hingga minibus terperosok ke dalam parit di sebelah kiri bahu jalan.