Program Pertanian Lapas Terbuka Kendal Berkembang Pesat, Kini Hasilkan 1 Ton Gabah Kering
- Istimewa
Siap – Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kendal kembali menunjukkan keberhasilannya dalam hal program pembinaan narapidana melalui kegiatan pertanian.
Kali ini, lapas yang dipimpin Numan Fauzi itu menggelar panen padi varietas salin di lahan seluas 1.400 meter persegi.
Panen tersebut menghasilkan sebanyak 1 ton gabah kering pada Kamis, 14 Mei 2026.
Fauzi mengatakan, panen ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan keterampilan dan kemandirian bagi warga binaan di Lapas Terbuka Kendal.
"Ini sekaligus mendukung program ketahanan pangan. Padi salin yang dibudidayakan mampu tumbuh optimal di lahan yang relatif kurang produktif, dimana lahan tersebut sering terendam air rob," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima awak media.
Lebih lanjut Fauzi juga menyambut antusias semua pihak atas hasil panen tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kita berhasil memanen padi salin seluas 1.400 meter persegi dengan hasil 1 ton gabah kering."
Menurutnya, ini bukan sekadar panen biasa, melainkan bukti konkret keberhasilan program pembinaan Lapas Terbuka Kendal.
"Kami berkomitmen mendukung program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang ada secara optimal,” tegasnya.
Kepala Lapas Terbuka Kendal itu juga menambahkan, bahwa program pertanian ini akan terus dikembangkan, termasuk perluasan lahan dan penerapan teknologi pertanian yang lebih baik agar hasil panen semakin meningkat di masa mendatang.
Sementara itu, Budi, salah satu pengepul gabah padi yang turut hadir saat panen, menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas gabah yang dihasilkan.
“Gabah dari Lapas Terbuka Kendal ini kualitasnya bagus. Hasil 1 ton dari lahan seluas 1.400 meter persegi ini cukup memuaskan," ujarnya.
Ini sudah kali kedua Budi dan warga sekitar membeli hasil panen padi salin dari lembaga pemasyarakatan tersebut.
"Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan semakin banyak warga binaan yang terlibat, sehingga bermanfaat bagi mereka dan juga masyarakat luas,” kata Budi.
Keberhasilan panen padi salin ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lapas-lapas lain di Indonesia untuk mengembangkan program pembinaan berbasis pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Selain memberikan nilai ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat peran Lapas Terbuka Kendal dalam mendukung ketahanan pangan nasional.