Melongok Kolaborasi Sipir dan Napi Sulap 'Lahan Tidur' Lapas Surabaya Jadi Area Produktif
- Istimewa
Siap – Lapas Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melakukan program pembinaan terkait kemandirian untuk para napi.
Adapun cara yang dipersiapkan ialah memberi ragam keterampilan. Di antaranya seperti tata kelola perkebunan, pertanian, perikanan hingga peternakan.
Kepala Lapas Surabaya, Sohibur Rachman mengatakan, program kemandirian ini akan menjadi bekal bagi warga binaan setelah usai menjalani proses hukum.
Ini merupakan komitmen dari 15 program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Harapannya, ketika warga binaan bebas nantinya, mereka sudah memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha atau bekerja secara mandiri,” katanya pada Rabu, 1 Juli 2026.
Sohibur menjelaskan, program pembinaan kemandirian perkebunan yang telah berjalan hingga saat ini di antaranya adalah budidaya buah anggur, sayuran hidroponik, tanaman polyback cabai dan tomat.
“Warga binaan kami arahkan untuk komoditas tanaman hortikultura seperti buah anggur di greenhouse, sayuran hidroponik ada sawi dan kangkung. Kemudian di polyback berupa terong, cabai dan tomat,” ujarnya.
Menurut dia, hasil panen dari perkebunan itu, sudah beberapa kali dipetik dalam jumlah memuaskan.
Khusus buah anggur jenis jupiter dengan ciri khas warna ungu bercita rasa manis dan renyah telah dilakukan panen perdana pada 23 April 2026 lalu.
“Alhamdulillah, program perkebunan sudah beberapa panen dan banyak yang telah merasakan manfaatnya," paparnya.
"Khusus buah anggur, kami punya 12 varietas, kebetulan untuk jenis Jupiter menjadi anggur pertama di tempat kami yang mencapai tingkat kematangan lebih cepat dan bulan April lalu telah dipanen,” sambung dia.
Soal pertanian, lanjut Sohibur, pihaknya memanfaatkan lahan tidur menjadi area pertanian produktif.
Program ini memberdayakan warga binaan untuk penanaman komoditas jagung dan pepaya California.
“Melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Latubaya, kami menyiapkan ruang pembinaan produktif bagi warga binaan dalam bercocok tanaman jagung dan pepaya California."
Ia memaparkan, bersamaan dengan petik anggur Jupiter, pihaknya juga telah melakukan panen jagung perdana pada 21 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya, dan Kakanwil Kemenkumham Jatim Kadiyono.
“Lahan tidur seluas 5.860 meter persegi, oleh warga binaan melalui pendampingan petugas lapas berhasil disulap menjadi area tanaman jagung. Alhamdulillah menghasilkan 2 ton,” ujarnya dengan senyum mengembang.