Terbongkar, Ternyata Prabowo Pernah Punya Niatan Gandeng Anies Jadi Cawapres Tapi Ditolak

Potret lawas ketika Anies dan Prabowo poto bersama
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Baru baru pernyataan pendakwah Haikal Hassan atau kerap dikenal dengan sebutan Babe Haikal kembali menyita perhatian publik setelah membokar kisah keinginan Prabowo untuk menggaet Anies Baswedan sebagai wakilnya di Pemilu 2024.

Ketika Menkeu Sri Mulyani Bungkam Isu Bansos di Balik Kemenangan Prabowo-Gibran

Hal tersebut dikatakan Babe Haikal di Podcast Close the Door yang diunggah chanel You Tube Deddy Corbuzier, Rabu 17 Januari 2024.

Dalam tayangan tersebut, Babe Haikal blak-blakan menyebut bahwa sebelum Anies ditunjuk sebagai capres oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, Prabowo lebih dulu meminta Haikal membujuk Anies agar mau menjadi wakilnya di Pilpres 2024.

Dubes India Sebut Program Makan Gratis Prabowo Nyontek dari Prindavan, Benarkah?

“Pas pak Surya Paloh belum ambil (Anies), bapak (Prabowo) juga mau ambil. (Prabowo bilang) ‘coba bilangin, mau nggak jadi wakil saya’. Itu saya sampaikan ke Pak Anies, cuma dia nggak mau,” kata Babe Haikal seperti dikutip tayangan You Tube Deddy Corbuzier Jumat, 19 Januari 2024.

“Saya nggak tau, yang saya tau hanya pak Anies. Karena soal Anies emang saya ditanya oleh Prabowo ‘kamu deket sama Anies Kal?’ deket pak ‘coba tanyain sama dia’,” tuturnya.

Saksi Anies-Muhaimin Sebut Bansos dan Kunker Jokowi Tambah Suara Prabowo-Gibran 26 Juta Lebih

Setelah itu, Babe Haikal pun bergegas menemui Anies pada dini hari di rumahnya, wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

“Itu saya dateng subuh-subuh saya bilangin ‘pak, bapak diminta supaya jadi wakil presien pak Prabowo’ nggak mau Anies. Subuh-subuh saya dateng ke tempat pak Anies bilangin itu,” ungkapnya.

“Saya bilang, bapak, ini super power pak, menang mutlak pak, melawan pak Ganjar itu kecil,” sambungnya. Namun, rayuan dan bujukan Haikal saat itu mendapat penolakan dari Anies Baswedan.

Seperti diketahui, kini, Anies telah resmi menjadi capres berpasangan dengan cawapres-nya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.