Mentan Amran Dorong Transformasi Pertanian Jadi Modern, Ini Targetnya!

Mentan Amran dorong petani jadi modern
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Kementerian Pertanian (Kementan) kian gencar mendorong transformasi pertanian dari tradisional menuju modern. Hal itu sesuai arahan Mentan Andi Amran Sulaiman.

img_title Tiga ASN Tewas Ditembak di Jayawijaya, Arief Darmawan: Kemana Suara Komnas HAM?

Sebagaimana diketahui, Mentan Amran telah berkomitmen untuk terus mendorong petani agar dapat memanfaatkan modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan). 

Menurutnya, kebijakan modernisasi dilakukan salah satunya untuk menarik minat milenial dan generasi z menjadi petani milenial.

img_title Hadapi Persaingan Global, Ini Kunci Jadi Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045 ala Agung Tamtomo

Adapun transformasi pertanian tradisional menuju modern dalah satunya dengan memanfaatkan combine harvester, bukan dengan manual memakai tangan.

Mentan Amran juga memastikan, stok pangan dan pupuk tersedia dan aman jelang hari raya Natal dan tahun baru 2024. 

img_title Supian Suri Punya Cara Baru Atasi Cabai Mahal di Depok, Begini Konsepnya

Terkait hal itu, ia pun tengah berupaya menekan impor di tengah fenomena El Nino dengan cara mempercepat masa tanam.

Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan Petani milenial juga berperan penting dalam menjaga kestabilan pangan nasional. 

Menurutnya, petani milenial wajib melek teknologi saling berkolaborasi dengan penyuluh dan insan tani lain, saling menguntungkan. 

“Tantangan bagi petani milenial di Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris ini adalah harus mampu melakukan modernisasi pertanian menerapkan alat mesin pertanian dan Internet of Things (IoT)," jelas Kabadan Dedi.

Sementara itu, pada acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) volume 47 yang diadakan di AOR BPPSDMP menghadirkan narasumber Ketua Kelompok Substansi Kelembagaan Alat dan Mesin Pertanian, Erna Riyanti Wardhani yang memaparkan materi kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan bantuan alsintan dalam mendukung produksi dan produktivitas pertanian.

Erna menjelaskan, kebijakan pengembangan alsintan diantaranya adalah meningkatkan kompetensi SDM pertanian, mendorong munculnya kebijakan peningkatan penyediaan material komponen lokal dan mendorong pertumbuhan dan pengembangan produk alsintan dalam negeri. 

Selain juga mendorong peningkatan standarisasi alsintan yang dipergunakan oleh petani dan menarik minat generasi milenial untuk bekerja di sektor pertanian serta mendorong lembaga keuangan untuk terlibat dalam pembiayaan pengembangan dan penggunaan alsintan, ujarnya.

Sedangkan pelatihan-pelatihan yang sudah dilakukan untuk penggelolaan dan pemanfaatan bantuan alsintan dalam mendukung produksi dan produktivitas pertanian. 

Halaman Selanjutnya
img_title