Makin Canggih dan Mematikan, Pertahanan Udara AS Kelimpungan Cegat Rudal Iran, Trump Kalah Total Rakyatnya Jadi Tumbal?

Potret ilustrasi Rudal Iran
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali menegaskan kemajuan pesat dalam teknologi alutsista mereka.

img_title Ancaman Iran Makin Panas, Kali Ini Negara Pendukung AS Jadi Sasaran

Militer Iran mengklaim bahwa sejumlah model rudal terbaru milik negara tersebut kini jauh lebih cerdas dan dapat dikendalikan secara presisi, sehingga mampu mengelak dari cegatan sistem pertahanan udara lawan.

Kemampuan manuver canggih ini menandai lompatan besar dalam doktrin persenjataan Teheran.

img_title Heboh Presiden Iran Tiba-tiba Ingin Akhiri Perang dengan AS, Ada Apa? Heboh Presiden Iran Tiba-tiba Ingin Akhiri Perang

Rudal tak lagi sekadar meluncur dalam garis lurus, melainkan mampu menyesuaikan jalur penerbangan secara dinamis saat berada di udara.

"Rudal-rudal Iran tidak lagi seperti dulu, yang hanya diluncurkan dari satu titik untuk mendarat di titik lain," kata Juru Bicara IRGC, Hossein Mohabi, seperti dikutip dari kantor berita IRNA, Rabu (12/8/2026).

img_title Trump Berkali-kali Ancam Iran, Tapi Malah Mundur Saat Perang Makin Panas

"Kini rudal-rudal tersebut memiliki kemampuan pemandu dan perubahan arah, serta beberapa di antaranya bisa mengubah lintasan saat terbang untuk menghindari sistem pertahanan udara musuh," ujarnya, melanjutkan.

Sistem pemandu pintar ini dirancang khusus untuk menembus jaringan pertahanan udara berlapis modern, seperti sistem Patriot buatan Amerika Serikat (AS) maupun Iron Dome milik Israel.

Dengan mengubah lintasan secara tiba-tiba di pertengahan jalan, rudal ini membuat kalkulasi radar musuh menjadi tidak akurat.

Menurut Mohabi, rudal-rudal tersebut telah digunakan dalam perang terbaru melawan Amerika Serikat (AS).

Sebagaimana diketahui, Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah, termasuk yang memakan korban jiwa di Yordania.

Langkah penguatan teknologi persenjataan ini mencerminkan pergeseran strategi militer Teheran.

Fokus utama mereka tidak lagi sekadar menghancurkan target secara fisik, melainkan melumpuhkan sistem pertahanan dan pusat komando lawan.

Mohabi menjelaskan, tujuan Iran dalam perang teknologi tidak terbatas pada kerusakan fisik bangunan dan peralatan, melainkan juga mencakup penargetan jaringan pengambilan keputusan serta pertahanan musuh.

Pengembangan rudal hipersonik dan balikstik berpemadu presisi memang terus menjadi fokus utama Iran dalam beberapa tahun terakhir untuk mengimbangi kekuatan militer rival-rivalnya di kawasan.

Dengan pamer kemampuan ini, Teheran mengirimkan pesan tegas bahwa sistem pertahanan canggih musuh kini bukan lagi penghalang mutlak bagi armada rudal mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title