Duduk Perkara Pendekar PSHT Kejar Ormas yang Curi Mobil di Kalideres
- Istimewa
Siap – Sejumlah pendekar silat yang tergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate atau PSHT, mendatangi Markas Polda Metro Jaya, Jakarta pada Kamis, 16 Januari 2025, kemarin.
Kehadiran para pendekar ini untuk mendapat atensi polisi terkait kasus dugaan pencurian mobil yang dialami oleh salah satu rekan mereka, bernama Eko Hendrianto.
Adapun kasus pencurian mobil itu terjadi di kawasan Terminal Kalideres, Jakarta Barat pada pertengahan Juni 2024, lalu.
Diduga, pelaku yang membawa kabur mobil pendekar PSHT itu adalah oknum anggota ormas setempat.
Namun sayangnya, hingga kini kasus yang telah lama dilaporkan ke Polsek Kalideres itu tak pernah menemukan titik terang.
Tak tinggal diam, korban bersama rekan-rekannya kemudian mendatangi Polda Metro Jaya untuk meminta bantuan.
"Saya tujuannya untuk minta keadilan," kata Eko pada awak media dikutip pada Jumat, 17 Januari 2025.
Ia mengungkapkan, bahwa permasalahan itu bermula ketika mobil yang dikreditnya pada salah satu perusahaan leasing tiba-tiba ditarik oleh oknum anggota ormas.
"Nah ternyata memang beliau semua itu sebetulnya bukan dari eksternal finance. Yang jelas saya merasa dirugikan karena mobil saya itu ada di parkiran resmi terminal Kalideres, dicuri," jelasnya.
Eko selaku korban menyebut, mobilnya dibawa kabur pelaku pada malam hari.
"Saat itu saya tidak ada di tempat, dan kunci mobil, STNK berikut karcis parkir sama saya. Tapi mobil saya diambil," ujarnya.
Menurut dia, Polda Metro Jaya telah merespon aduan itu dan langsung melakukan gelar perkara khusus.
Sementara itu, kuasa hukum Eko, Damianus Jefry Sagala mengatakan, bahwa terkait dengan gelar perkara khusus hari ini, ada keterangan dari pihak leasing yang cukup mengejutkan.
"Mereka mengakui para pelaku tidak ada hubungannya dengan perusahaan tersebut," tuturnya.
Ia pun berharap polisi bisa segera mengusut tuntas kasus ini agar tidak berkepanjangan.