Jerit Pedagang Depok Dipalak Ormas: Katanya Buat Pengamanan

Aparat bongkar posko ormas di Depok
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Aparat gabungan menyisir sejumlah atribut hingga posko organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Kota Depok, Jawa Barat pada Senin, 19 Mei 2025. 

img_title Mengerikan, Begini Kondisi Mayat Korban Mutilasi di Depok

Patroli skala besar ini melibatkan TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Depok. Dalam operasi tersebut, petugas sempat menyita sejumlah bendera dan membongkar posko ormas. 

Razia ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya aduan masyarakat yang mengaku resah dengan keberadaan sejumlah oknum ormas di Kota Depok. 

img_title Gandeng IJTI, Pemkot Depok Bikin Nobar Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Gratis dan Ada Doorprize

Sebab, mereka kerap melakukan pungutan liar alias pungli dengan modus uang keamanan. Setidaknya itu dirasakan Ria, pedagang nasi di kawasan GDC.  

Ia mengaku, dipaksa setor uang keamanan dengan biaya sekira Rp 300 ribu setiap bulannya. 

img_title Sejumlah Elemen Mahasiswa Sepakat Jaga Depok: Tolak Segala Bentuk Provokasi

"Iya setiap tanggal 1. Katanya buat pengamanan," tuturnya.

Menurutnya iuran tersebut sangat memberatkan. 

"Berat lah, jualannya kan kayak gini, nggak begitu banyak untungnya," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Paguyuban Ruko Verbena, Erica. Menurutnya, oknum ormas itu menggunakan modus beragam saat melakukan melancarkan aksinya.

"Biasanya pas angkut barang atau apa misalnya kita bikin angkut keatas dia suka minta. (ormasnya) beda-beda," kata dia. 

Para pelaku mematok harga dengan jumlah bervariasi. 

"Ada yang dari Rp500 ribu, ada yang sampai kalau ke pengusahanya ada yang minta sampai Rp5 juta," tuturnya.

Erica mengatakan, para pelaku kerap berdalih uang tersebut sebagai jasa keamanan. 

"Untuk pengamanan katanya, tapi nggak jelas keamanan apa."

Tak hanya itu saja, menurut Erica pelaku juga kerap membawa proposal jelang Idul Fitri dengan modus tunjangan hari raya atau THR.

"Jelas minta untuk bingkisan Lebaran mereka," keluhnya. 

Razia preman dengan sandi Operasi Brantas Jaya 2025 ini menuai respon positif banyak pihak. 

Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras mengatakan, kegiatan penertiban ini merupakan bagian dari strategi polisi dalam menangkal gangguan keamanan.

“Kami berkomitmen menciptakan Kota Depok yang tertib, aman dan inklusif bagi seluruh warga. Tidak boleh ada simbol ormas yang mengintimidasi atau menciptakan kesan penguasaan wilayah,” katanya.

Kombes Abdul Waras memastikan, bahwa penertiban ini dilakukan secara tegas dan tetap humanis. 

Halaman Selanjutnya
img_title