Aroma Frustasi dan Rasa Puas Menyelimuti Kemenangan Tipis Barcelona atas Mallorca, Ada Apa?
- Istimewa
Siap –Kemenangan tipis Barcelona atas Real Mallorca pada pekan pekan ke 33 La Liga 2024/25 menyisakan sebuah dilema antara frustasi atau kepuasan.
Kemenangan itu disebut sebut terasa seperti cermin retak dari dominasi mereka yang seharusnya utuh.
Disitat dari Barca Universal, di atas kertas kemenangan itu hanyalah tambahan angka tiga poin, namun dibalik itu tersimpan sejumlah cerita tentang arah Barcelona dibawah kepelatihan Hansi Flick.
Gol semata wayang dari kaki Dani Olmo dimenit ke 46 dalam pertandingan tersebut sebuah gol penting, tapi semacam hadiah dari malam yang murah hati kepada Barcelona.
Hal itu bermula ketika Assist datang dari Eric Garcia dan sebuah kolaborasi yang jarang terjadi tapi menentukan. Pada musim ini Batcelona sudah pernah mencukur Mallorca 5-1 sebelumnya, namun pada pertemuan kali ini hal tersebut tak dapat terulang meski pola dan dominasi permainan tetap terjaga.
Sontak hal tersebut menyisakan tanda tanya besar dimata publik, kenapa Barcelona tak mampu membungkus laga dengan skor lebih meyakinkan?
Diketahui dalam pertandingan tersebut, sejak menit pertama Barcelona sudah mampu mengurung Mallorca dengan serangan demi serangan dan aliran bola cepat bervariasi yang intens.
Namun, hingga turun minum skor tetap bertahan 0-0.
Jika diperhatikan secara seksama, setidaknya ada sepuluh peluang tercipta pada babak pertama itu dengan empat peluang ganda.
Menyaksikan hal tersebut, Hansi Flick hanya bisa menggelengkan kepala di pinggir lapangan saat setiap peluang tak membuahkan hasil.
Hingga akhirnya gol datang dari Olmo yang membaca ruang dengan cerdas sebelum melepaskan sepakan ke tiang jauh.
Itu adalah klimaks dari serangan yang dibangun dengan rapi oleh lini belakang ke lini tengah hingga akhirnya tiba di ujung kaki Olmo.
Meski skor tipis, keberhasilan menjaga clean sheet juga pantas dipuji. Inigo Martinez tampil luar biasa di jantung pertahanan, tak hanya kuat dalam duel tapi juga akurat dalam distribusi bola.
Dia menjadi titik awal banyak serangan Barca malam itu. Di sisi kanan, Eric Garcia tampil solid dan menjadi kreator untuk gol Olmo.