AS Klaim Damai, Iran Justru Bicara Kemenangan: Ada Apa Sebenarnya?

Ilustrasi Iran sampaikan pesan mengejutkan untuk dunia.
Sumber :
  • siap.viva/AI

Siap – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang saling bertolak belakang terkait perkembangan konflik dan proses negosiasi kedua negara.

img_title Perang Iran Ungkap Fakta yang Selama Ini Dirahasiakan, Ada Apa dengan Stok Senjata AS?

Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia (KCHQ), Mayor Jenderal Ali Abdollahi, menegaskan bahwa dunia akan segera menyaksikan kemenangan Iran atas Amerika Serikat dan Israel.

Pernyataan itu disampaikan saat peringatan satu tahun gugurnya mantan Komandan KCHQ, Mayor Jenderal Gholam Ali Rashid, yang tewas dalam serangan Israel pada awal konflik 12 hari yang terjadi pada Juni 2025.

img_title AS Ngos-ngosan Hadapi Perang Iran, Temuan Pentagon Bertolak Belakang dengan Klaim Trump, Nah Loh

Dikutip dari Tasnim News, Abdollahi memberikan penghormatan kepada Rashid atas kontribusinya dalam membangun doktrin pertahanan Republik Islam Iran.

Ia menilai almarhum memiliki peran penting dalam memperkuat strategi keamanan nasional dan kemampuan pertahanan negara.

img_title Tak Banyak Diketahui, Begini Operasi Nekat AS di Dalam Wilayah Iran

Menurut Abdollahi, wafatnya Rashid memang menjadi kehilangan besar bagi Iran.

Namun, peristiwa tersebut juga disebut menunjukkan kekuatan daya tangkal dan kemampuan pertahanan Republik Islam di hadapan dunia internasional.

"Almarhum komandan telah mempertahankan pemahaman yang komprehensif tentang ancaman hibrida musuh dan telah memainkan peran yang tak tergantikan dalam menjaga keamanan Iran yang langgeng melalui kombinasi kesabaran strategis dan penguatan kapasitas ofensif dan pencegahan," ujarnya dikutip pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Ia juga menyampaikan jika pembunuhan Rashid oleh Israel dengan dukungan Amerika Serikat menjadi bukti pentingnya posisi sang jenderal dalam memperkuat sektor pertahanan Iran.

"Bangsa Iran yang setia dan penuh penghargaan, mengikuti jalan para martir dan bertindak di bawah bimbingan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, akan terus berdiri teguh bersama Angkatan Bersenjata dalam menghadapi ancaman musuh," tegas Abdollahi.

"Dengan rahmat Tuhan, dunia akan segera mendengar gema kemenangan Iran atas musuh-musuh agresor dan teroris," lanjutnya.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya menyatakan konflik dengan Iran telah berakhir.

Trump mengklaim bahwa Teheran telah menerima syarat-syarat yang diajukan Washington dalam proses negosiasi terbaru.

"Saya tidak tahu apakah anda sudah mendengarnya, tetapi kami mengakhiri perang dengan Iran hari ini," ujar Trump.

Halaman Selanjutnya
img_title