Sepakat Buka Selat Hormuz, Iran dan AS Singkirkan Israel dari Meja Perundingan

Menlu Iran Abbas Araghchi soal perundingan Amerika Serikat
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Republik Islam Iran dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menyepakati rumusan perjanjian awal untuk mengakhiri perang. Kedua negara tersebut sepakat, Israel bukanlah bagian dari negosiasi.

img_title Trump Klaim Kepung Iran dari Laut dan Udara, Benarkah Teheran Mulai Terdesak?

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengungkapkan, perjanjian dengan AS membahas berbagai isu yang akan secara resmi mengakhiri konflik di semua front, termasuk Lebanon. 

Menurut dia, AS pun telah sepakat akan saling menghormati kedaulatan masing-masing.

img_title Sentilan Keras JD Vance Bongkar Siasat Oknum Israel Demi Perang Abadi, "Pergi ke Neraka"?

"Pihak AS berkomitmen untuk tidak campur tangan dalam urusan internal Iran, dan meminta kita untuk berkomitmen juga untuk tidak campur tangan dalam urusan internal mereka. Ini sebenarnya atas dasar kesetaraan," katanya. 

Araghchi menilai ini adalah salah satu ketentuan terpenting dari perjanjian. 

img_title Trump "Menggila" Jantung Pertahanan Iran Digempur Total? AS Siapkan 50 Ribu Pasukan dan Armada Tempur?

"Bahwa penghormatan diberikan kepada Republik Islam Iran dan kedaulatannya saya percaya bahwa banyak orang memahami persis apa artinya ini, mereka yang tinggal di luar negeri yang telah menaruh harapan pada hal-hal tertentu, pada kenyataannya akan terpinggirkan," ujarnya.

Kemudian, dalam perjanjian itu juga membahas pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan sanksi terhadap Republik Islam secara bertahap, serta pembebasan aset-aset yang dibekukan.

‏Sementara terkait dengan program nuklir, Araghchi mengindikasikan bahwa hal tersebut akan diselesaikan dalam waktu 60 hari setelah kesepakatan awal tercapai.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa AS sepakat tidak melibatkan Israel dalam negosiasi ini.

"Saya harus menyatakan secara eksplisit, bahwa perjanjian ini memiliki musuh dan yang paling utama di antara mereka adalah rezim zionis Israel," tegasnya. 

Komandan Perang KCHQ: Dunia Akan Segera Menyaksikan Kemenangan Iran

Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia atau KCHQ, Mayor Jenderal Ali Abdollahi 

mengatakan, dunia akan segera menyaksikan kemenangan Iran atas Amerika Serikat dan Israel.

Hal itu disampaikan Mayor Jenderal Ali Abdollahi saat memperingati satu tahun kemartiran pendahulunya, Mayor Jenderal Gholam Ali Rashid, akibat serangan Zionis Israel pada awal perang 12 hari periode Juni 2025.

Disitat dari Tasnim News, dalam peringatan tersebut, ia memberikan penghormatan kepada mendiang Mayjen Gholam atas perannya dalam membentuk doktrin pertahanan Republik Islam dan menekankan kelanjutan jalannya.

Halaman Selanjutnya
img_title