Akademisi Soroti Aksi Mahasiswa, Tekankan Pentingnya Kritik Berbasis Data dan Solusi

Potret Akademisi muda bidang demokrasi dan kebijakan publik, M. Fadil Haq
Sumber :
  • Istimewa

SiapAkademisi muda bidang demokrasi dan kebijakan publik, M. Fadil Haq, mengajak masyarakat untuk menyikapi berbagai aksi mahasiswa yang belakangan berlangsung dengan mengedepankan objektivitas, nalar kritis, dan semangat membangun bangsa.

img_title Mahasiswa UGM dan BEM DIY Geruduk Gejayan, Tolak Pabrik Semen Wonogiri

Menurutnya, kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional yang harus dihormati dalam sistem demokrasi.

Namun setiap tuntutan juga perlu didasarkan pada argumentasi yang kuat, data yang valid, serta solusi yang konstruktif.

img_title Akademisi Dorong Data yang Berkualitas: Ini Bukan Sekadar soal Server

Fadil menegaskan bahwa aspirasi mahasiswa memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi.

"Kami mengingatkan agar gerakan mahasiswa tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak terjebak pada mobilisasi emosional maupun kepentingan politik tertentu,"katanya.

img_title Sah! Achmad Donny Terpilih sebagai Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026–2029

Dia menilai masyarakat berhak menilai sejauh mana tuntutan yang disampaikan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat luas.

Dalam keterangannya, Fadil juga menyoroti berbagai langkah pembenahan yang sedang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk upaya pemberantasan korupsi, perbaikan tata kelola negara, serta penguatan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, reformasi yang dilakukan pemerintah berpotensi memunculkan resistensi dari kelompok-kelompok yang merasa kepentingannya terganggu.

Ia turut menyinggung kritik terhadap sejumlah program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Fadil berpendapat bahwa kritik sebaiknya diarahkan pada evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan program, bukan pada upaya penghentian program secara keseluruhan.

Menurutnya, setiap kebijakan publik membutuhkan proses perbaikan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Fadil mengingatkan bahwa mahasiswa memiliki sejarah panjang sebagai kekuatan moral bangsa.

"Karena itu, kami berharap gerakan mahasiswa tetap menjaga independensi, tidak dimanfaatkan oleh kepentingan politik praktis, serta mampu menghadirkan kritik yang didukung kajian akademis dan solusi konkret,"katanya pada Sabtu(13/6/2026) di Kota Depok.

Fadil mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan dialog, kolaborasi, dan semangat persatuan dalam mengawal pembangunan nasional.

Dia menegaskan bahwa kritik yang konstruktif akan jauh lebih bermanfaat bagi kemajuan Indonesia dibandingkan narasi yang hanya memperkeruh suasana.

"Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera. Kritik tentu diperlukan, tetapi kritik yang konstruktif akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan narasi yang hanya memperkeruh suasana,"katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title