Mendadak Muncul, Linda Ragukan Kesaksian Widi dan Mega, 8 Tahun Kok Bisa Inget Detail ?

Potret kolase Linda, Widi dan Mega
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Munculnya kesaksian Widi dan Mega soal dalam kasus Vina Cirebon yang hingga kini terus menjadi sorotan publik lantaran diduga sarat dengan kejanggalan disebut menjadi sebuah titik terang.

Innalillahi, Abah Sanos Ayah Terpidana Kasus Vina Cirebon Meninggal Dunia

Pasalnya, Widi dan Mega membeberkan perihal kondisi Vina sebelum ditemukan tewas di jembatan talun pada 2016 silam.

Bahkan, Widi dan Mega mengaku masih sempat berkomunikasi dengan Vina hingga detik detik terakhir sebelum meninggal.

Astaga, 28 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Bandara Muan Korsel

Tak hanya itu, pengakuan Widi dan Mega tersebut juga terbukti dengan adanya hasil ekstraksi HP Vina yang belakangan ini menjadi bahan perbincangan.

Sontak dengan adanya bukti tersebut, indikasi peristiwa dalam kasus Vina Cirebon adalah kecelakaan pun semakin kuat, apalagi belakangan ini kembali muncul saksi baru yang memperkuat soal kecelakaan tunggal.

Dituduh Jadi Dalang Jatuhnya Pesawat Azerbaijan, Rusia Ngamuk! Begini Katanya ...

Namun demikian hal tersebut malah mendapat tanggapan berbeda dari Linda sahabat Vina yang kembali muncul setelah adanya pengakuan Widi dan Mega.

Bahkan Linda menyebut dirinya ragu atas kesaksian Mega dan Widi dalam kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.

Tak hanya itu, Linda juga mempertanyakan bukti yang dimiliki Widia Sari dan Mega Lestari untuk memperkuat kesaksian tentang kasus Vina Cirebon.

Terlebih, Linda juga meragukan pengakuan Widia Sari tentang hubungan pertemanannya dengan Vina.

"Kamu percaya, Widi - Mega baru kenal 1 minggu atau 1 tahun lah udah punya panggilan sayang, dan Vina sering tdur di situ? Pakai akal logika mu beb." tulis linda, seperti dikutip akun TikTok Andi Malinda.

"Posisikan dirimu Vina apa iya gak deket bisa senyaman itu," tambahnya.

Diketahui, Widi bahwa ia mengenal Vina sejak SMK, hanya sekadar kenal tanpa pernah main bersama.

Kesaksian Widi dan Mega Lestari bahkan mematahkan hasil putusan sidang yang menyatakan Eky dan Vina dikejar pelaku depan SMP 11 Cirebon pukul 21.00 WIB.

Pasalnya Widi menyatakan masih berkomunikasi dengan Vina pukul 22.00 WIB. Hanya saja, Linda tetap tak percaya.

"Bukti apa yg mereka punya, hanya ingatan, 8 tahun kok ingat detail," tulis Linda. Kini Linda pun siap dipertemukan dengan semua saksi, termasuk Widia Sari dan Mega Lestari.

"Saya mau ditemuin sama semuanya juga gak apa-apa."

"Saya berani, wong sama keluarga korban aja sampe sekarang gak pernah ketemu," kata Linda di kolom komentar.

Seperti diketahui sebelumnya, sosok Linda teman Vina Cirebon yang viral lantaran kesurupan dan beberapa waktu sempat mengaku masih terus diikuti oleh Arwah Vina kini kabarnya tak terdengar lagi alias tak pernah muncul kembali di depan publik.

Padahal, sosok Linda sendiri merupakan tokoh yang bisa dibilang paling sentral dalam kasus Vina Cirebon yang terjadi pada 2016 silam dan mencuat kembali di 2024 ini lantaran dia disebut kesurupan arwah Vina.

Pasalnya, berdasarkan pengakuan saksi baru yakni Fransiskus Marbun teman Eky, awal mula perubahan kasus Vina Cirebon dari peristiwa kecelakaan tunggal hingga menjadi kasus pembunuhan dan pemerkosaan berawal dari kesurupan Linda.

Hal tersebut terungkap ketika Fransiskus Marbun membeberkan kondisi terkahir saat dirinya melihat jenazah Eky di kamar janazah rumah sakit.

Ia menuturkan bahwa pada saat itu dirinya melihat dati luar kemudian melihat kondisi helm serta mengambil foto helm, trus langsung masuk menuju kamar mayat.

"Kondisi mayat Eky saat itu mukanya sudah hancur, giginya rontok, wajahnya lebam kaya bengkak gitu, setelah itu saya langsung keluar," ungkapnya seperti dikutip tayangan YouTube Uya Kuya tv, Senin 12/8/2024.

"Jadi helm bagian depannya yang hancur dan bau darah sementara bagian belakang hanya lecet," terangnya.

Ketika ditanya saat di kamar mayat itu sama siapa saja, Fransiskus Marbun mengaku bahwa dirinya masuk bersama sama teman tongkrongan di Warpat kurang lebih lima orang.

"Jadi awalnya, setelah mendapat kabar Eky terkena musibah, rencana nya dirinya dan teman teman saat itu ingin ke tkp eky dan vina ditemukan, tapi ga keburu trus langsung ke rumah sakit kamar mayat," tuturnya.

Lebih lanjut Fransiskus Marbun mengatakan, saat dirinya di rumah sakit sempat melihat ayah Eky yakni Iptu Rudiana yang terlihat terpukul sangat sedih karena melihat kondisi sang anak yang meningal.

"Saat itu ayah Eky Iptu Rudiana sangat sedih sampai membenturkan kepala ke tembok saking sedihnya," katanya.

Kemudian, kata Fransiskus, dari awal dirinya mendapatkan kabar adalah kecelakaan dan tau kabarnya bahwa almarhum Eky sudah masuk kamar mayat atau jenazah.

"Pada saat itu pak Rudiana juga pada malam itu meyakini bahwa kecelakaan ga," tanya Uya Kuya.

Mendengar pertanyaan tersebut, Fransiskus Marbun mengatakan bahwa dirinya dan teman temannya merasa agak kecewa dengan pak Rudiana.

"Pada malam itu, kami teman teman Eky merasa sedikit kecewa dengan pak Rudiana kenapa tidak langsung diusut kan beliau seorang polisi," katanya.

"Pada saat itu beliau (Iptu Rudiana) tanda tangan kalau anaknya meninggal karena kecelakaan di rumah sakit seingat saya," sambung Marbun.

"Lantas sejak kapan kasus kecelakaan itu berubah menjadi pembunuhan," tanya Uya Kuya.

"Kalau ga salah semenjak Linda kesurupan karena itu heboh, saya ga tau yang kesurupan itu namanya linda atau bukan tapi kabar itu heboh," kata Fransiskus Marbun.

"Jadi kesurupan Linda soal pembunuhan itu membuat heboh satu Cirebon alias booming pada saat itu ada cewek kesurupan," katanya.

"Karena suaranya kalau ga salah dulu gosipnya mirip banget sama suara vina dan saya akuin suara dan logatnya mirip sama almarhumah," tambahnya.

Karena menurut Fransiskus Marbun, dirinya sempat bertemu Vina ketika diajak nongkrong sama Eky.

"Jadi ketemunya pas lagi diajak sama Eky aja," pungkasnya.