Kembali Bungkam Kebohongan Washington, Iran Tampilkan Bukti Hancurnya Markas AS Akibat Serangan Rudal
- Tasnim News
Siap – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC baru saja merilis bukti foto yang memperlihatkan keberhasilan serangan rudal mereka terhadap markas pesawat tempur AS di Pangkalan Udara Al Azraq, Yordania.
Rilis yang diterbitkan IRGC ini sekaligus menepis klaim Komando Pusat AS (CENTCOM) yang menyatakan bahwa rudal-rudal Iran tidak menyebabkan kerusakan pada pesawat maupun fasilitas Amerika.
Disitat dari kantor berita resmi Tasnim News, foto-foto yang dipublikasikan oleh IRGC tersebut muncul setelah CENTCOM mengklaim telah mencegat seluruh rudal Republik Islam.
CENTCOM juga mengklaim tidak ada pesawat atau peralatan di pangkalan tersebut yang mengalami kerusakan.
Dalam bukti rilis tersebut, IRGC kemudian mengingatkan AS agar tak perlu lagi menutup-nutupi kenyataan.
"Lebih baik kalian menghentikan penyensoran besar-besaran dan menyajikan data akurat kepada dunia, agar masyarakat global dapat menilai sendiri dan melihat secara daring apa yang kami maksud saat mengatakan bahwa pihak agresor akan dihukumdan hukuman itu kami laksanakan hari ini."
IRGC rilis foto hancurnya markas AS akibat rudal Iran
- Tasnim News
Diberitakan sebelumnya IRGC mengklaim telah menghancurkan tiga jet tempur F 35 milik Amerika Serikat bersama sejumlah personil di dalamnya.
Serangan tersebut dilancarkan oleh Pasukan Kedirgantaraan IRGC pada Kamis, 30 Juli 2026.
Aksi ini merupakan balasan terhadap AS yang bermarkas di Pangkalan Udara Al Azraq, Yordania.
Dilansir dari laman resmi Tasnim News, serangan ini digambarkan sebagai respons terhadap serangan mematikan AS yang menewaskan warga sipil di Pulau Qeshm, Iran.
Dalam sebuah pernyataan, IRGC menyapa rakyat Yordania yang terhormat dan bijaksana serta berterima kasih atas dukungan dan kerja sama yang tulus.
Penghormatan ini khususnya diberikan atas sikap tegas yang diambil oleh kelompok elit Yordania karena dinilai telah mempersempit ruang gerak musuh dan membuatnya putus asa.
"Musuh Amerika yang tak berdaya, alih-alih melakukan konfrontasi militer yang adil, justru menggunakan pangkalan-pangkalan pendudukan di Yordania untuk meluncurkan bom penghancur bunker yang menyasar dua rumah hunian di Pulau Qeshm," bunyi keterangan tersebut.
Menurut IRGC, serangan menyebabkan gugurnya seorang ayah, seorang ibu, dan satu anak, sementara dua anak lainnya mengalami luka-luka.