Jadi Sorotan Media Asing, Level Timnas Indonesia di Atas Asean, Pelatih Vietnam Pusing

Timnas Indonesia
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Aksi memukau Timnas Indonesia saat membantai Kamboja pada laga perdana Piala AFF 2026 telah menyita perhatian banyak media asing, termasuk Vietnam.

img_title Leg 1 Final Piala AFF 2026: Kans Thailand Juara Masih Ada Meski Keok dari Vietnam 0-2

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Pakansari Bogor, skuad Garuda melumat Kamboja dengan skor 5-1 pada Senin malam, 27 Juli 2026.

Disitat dari kanal YouTube Puncak Klasemen, kini level Garuda di regional Asia Tenggara semakin sulit dikejar. 

img_title Unggul Dua Gol, Peluang Vietnam Juara Piala AFF 2026 Terbuka Lebar!

Bahkan media Vietnam sudah ketar-ketir melihat aura skuad Garuda era John Herdman

Salah satunya karena Mitchell Baker. Ketajamannya bikin media-media Vietnam takjub sekaligus cemas.

img_title Jay Idzes Siap Kembali, Ada Sinyal Kuat Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik bahkan disebut sampai bingung bagaimana caranya mengalahkan Indonesia.  

Apakah dia harus menciptakan taktik anti Baker atau justru strategi itu akan menjadi bumerang bagi mereka? 

Level Garuda Semakin Ditakuti

Timnas Indonesia langsung bikin huru-hara di partai pembuka Piala AFF. Bukan cuma meraih kemenangan besar, Garuda juga membuat para rival ketar-ketir.

Pelatih Kamboja saja mengakui hal tersebut. Koji Gyotoku menyaksikan sendiri betapa mengerikannya kekuatan Indonesia. 

"Kami menghadapi tim yang memiliki banyak pemain berkualitas. Indonesia sangat kuat dalam urusan duel fisik, terutama karena keunggulan tinggi badan mereka," katanya.

Komentar pelatih Kamboja ini menjelaskan satu hal, level skuad Garuda sekarang jauh berbeda dari satu dekade yang lalu. 

Salah satunya adalah keunggulan fisik seperti yang diakui oleh Gyotoku. 

Di starting line up melawan Kamboja, ada enam pemain dengan tinggi di atas 180 cm.

Mereka di antaranya adalah Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, dan Thom Haye .

Lalu satu pemain lagi dengan postur raksasa 196 cm, yakni Mitchell Baker. Keunggulan fisik ini enggak dijumpai sejak skuad Garuda 10 tahun lalu. 

Sekarang, di level ASEAN pasukan Merah Putih juga bisa punya superior VC.

Sebelum era diaspora Grade A, Timnas Indonesia selalu dikenal dengan kecepatannya. Garuda diberkahi pemain-pemain kecil yang gesit dan lincah.

Namun, kecepatan enggak pernah cukup untuk menaklukkan Asia Tenggara. 

Sekarang sudah berbeda. Skuad Garuda unggul secara fisik. 

Bahkan teknik para pemain Indonesia layak disebut berada di atas rata-rata pemain ASEAN. 

Halaman Selanjutnya
img_title