Ketika Kiper Timnas Indonesia Jadi 'Jimat' Como di UEFA, Klub Bos Djarum Tolak Pinangan Juventus

Emil Audero kiper Como yang dilirik Juventus
Sumber :
  • Istimewa

SiapJuventus disebut sudah mencapai kesepakatan dengan Emil Audero untuk hengkang dari Como dengan mahar sekira 3 juta euro.

img_title Como Makin Berbahaya, Klub Milik Bos Djarum Ini Siapkan Langkah Mengejutkan

Tapi hanya beberapa hari kemudian situasinya berbalik. Klub milik Bos Djarum itu kini enggan melepasnya. 

Bukan cuman karena kualitas, Emil ternyata dianggap menjadi "jimat" regulasi Como menuju Liga Champions.

img_title Berbagi Satu Poin dengan Udinese, Como 1907 Tempati Posisi Nomor Ini di Klasemen Serie A Italia 2026/27

Dikutip dari kanal YouTube GL Report, status Emil sebagai Association Trained Player atau ATP, berkat pembinaan panjang di Italia sangat dibutuhkan untuk memenuhi aturan skuad UEFA. 

Masalah ini begitu serius, sampai Cesc Fabregas mengaku Como bisa saja hanya membawa 16 sampai 17 pemain ke Liga Champions. 

img_title Hasil Serie A Italia 2026/27 Kemarin dan Hari Ini: Como 1907 Imbang, Inter Milan Menang Telak

Artinya bagi klub berjuluk Lariani itu, mempertahankan Emil bisa jauh lebih berharga daripada menerima uang Juventus.

Apalagi mereka bukan lagi klub promosi biasa. Fabregas dan anak asuhnya baru saja mencetak sejarah lolos ke Liga Champions. 

Bahkan super komputer Opta menempatkan mereka sebagai penantang Scudeto. Kini peluang menarik terbuka.

Emil Audero bisa mencatat debut Liga Champions bersama Lariani. Lantas seperti apa ulasan selengkapnya? Simak berikut ini. 

Cetak Sejarah Usai finish Diposisi 4 Serie A 

Tim asuhan Cesc Fabregas untuk pertama kalinya berhasil mendapatkan tiket ke Liga Champions. Tapi setelah berhasil menembus kompetisi paling elit Eropa, masalah besar justru muncul dari meja registrasi pemain. 

Menurut laporan Bola Sport, Fabregas mengakui timnya sedang kesulitan menyusun daftar pemain Liga Champions karena mereka tidak memiliki cukup pemain binaan lokal.

Padahal secara jumlah mereka punya skuad yang sangat besar. Masalahnya bukan kekurangan pemain, melainkan siapa yang memenuhi kriteria UEFA. 

Regulasi resmi UEFA Champions League 2026-2027 pasal 31 menempatkan maksimal 25 pemain dalam list A.

Namun delapan tempat dialokasikan khusus untuk pemain berstatus locally trained (terlatih secara lokal).

Dari delapan slot tersebut, maksimal empat boleh diisi pemain Association Trained Player. Sementara kebutuhan sisanya harus dipenuhi melalui pemain club train. 

Jika kuota pemain lokal tidak terpenuhi, kapasitas list A klub otomatis berkurang. Dan di sinilah masalah klub Bos Djarum. 

Fabregas bahkan mengakui seperti dikutip Bola Sport dari Tuto Mercato Web bahwa Akademi Como belum cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title