Mojtaba Khamenei Berikan Pengampunan Terhadap 2.000 Napi Iran

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Sumber :
  • Istimewa

"Sekarang mereka memfokuskan skema prahibrida mereka pada dua poin, melemahkan daya tahan rakyat dan menyebabkan kesalahan dalam sistem pengambilan keputusan para pejabat negara," kata Ali Akbari saat membacakan pesan Mojtaba Khamenei di hadapan rakyat Teheran. 

img_title Iran Geser Doktrin Perang, Teknologi Rudal Jadi Instrumen Tekanan Baru terhadap AS

SEO Caption: Trump buka peluang bertemu Sayyid Mojtaba Khamenei

Photo :
  • Kolase Siap.viva

Sang pemimpin tertinggi itu memastikan, bahwa para pejabat Iran juga memikul tanggung jawab yang signifikan dalam memperkuat kepercayaan publik dan mencegah tindakan yang dapat menyebabkan kekecewaan atau ketidakpuasan sosial.

img_title Detik-detik Angkatan Laut Iran Bikin Kapal Perang AS Kocar Kacir dari Medan Pertempuran

Dilansir dari kantor berita IRNA, Pemimpin Tertinggi itu juga mengatakan, bahwa rezim Israel dan para pendukungnya, telah mengalami kemunduran dalam konfrontasi militer. 

Mojtaba juga menilai, Israel bukan cuma kalah dengan sangat terhina, tapi mereka juga semakin terisolasi di mata internasional. 

img_title Ngeri, Ini Ancaman Iran ke AS: Anda Tak Akan Bisa Keluar dari 'Jurang Neraka' yang Anda Ciptakan Sendiri!

Menurutnya, poros perlawanan bangsa Iran telah menjadi sumber kebanggaan bagi bangsa-bangsa yang mendambakan kebebasan di seluruh dunia.

Lebih lanjut dalam pesan itu ia juga menyampaikan bahwa Imam Khomeini dan pemimpin yang gugur sebagai panduan yang tak ternilai harganya untuk masa depan bangsa.

Menurut Mojtaba, aliran pemikiran Imam Khomeini didasarkan pada prinsip berbakti kepada Tuhan, yang merupakan kekuatan pendorong di balik Revolusi Islam dan pencapaian besar bangsa. 

"Imam Khomeini maupun Ayatollah Ali Khamenei yang gugur memainkan peran penting dalam membangkitkan kemampuan rakyat dan menginspirasi partisipasi massa dalam momen-momen bersejarah yang penting."

Ayatollah Khamenei mengakhiri pesan dengan mendesak kaum muda, intelektual, dan tokoh budaya untuk membantu mempromosikan prinsip-prinsip Imam Khomeini dan Revolusi Islam sambil berkontribusi pada pembangunan dan kemajuan Iran di masa depan.

Trump Prustasi Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan tengah berusaha keras untuk bertemu langsung dengan Mojtaba Khamenei. 

Langkah ini dinilai sejumlah pihak sebagai tanda bahwa Donald Trump sudah sangat buntu menghadapi Republik Islam Iran.

Setidaknya hal itu disampaikan oleh Pengamat Timur Tengah, Pizaro Gozali Idrus. Menurut dia, ini bukti bahwa Amerika Serikat telah gagal menundukkan Iran.

"Hingga kemudian akhirnya Donald Trump mengambil keputusan pahit, bahwa dia ingin bertemu dengan Mojtaba Khamenei dan ini berarti standar ganda dong," katanya dikutip dari kanal YouTube tv One pada Kamis, 4 Juni 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title