Sayyid Mojtaba Khamenei Bongkar Strategi Musuh Iran, Trump Disebut Frustrasi Ingin Bertemu Langsung

Mojtaba Khamenei Tegas Tolak Serahkan Uranium ke AS
Sumber :
  • Siap.viva/AI

Siap – Pemimpin Tertinggi Republik Islam, Mojtaba Khamenei, memperingatkan rakyat Iran agar tetap waspada terhadap perang hibrida yang menurutnya sedang dilancarkan oleh musuh-musuh Teheran.

img_title Iran: Tidak Ada Negosiasi Selama Syarat Kami Belum Dipenuhi AS

Pesan tersebut disampaikan melalui perwakilannya, Mohammad Javad Haj Ali Akbari, dalam peringatan 37 tahun wafatnya pendiri Revolusi Islam, Imam Ruhollah Khomeini, di Teheran pada Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut Mojtaba, Iran saat ini tidak hanya menghadapi tekanan militer, tetapi juga serangan psikologis yang bertujuan melemahkan ketahanan nasional dan memecah persatuan rakyat.

img_title Kepala Nuklir Iran Mendadak Pulang dan Batal Bicara di IAEA, Ada Apa?

Mengutip laporan kantor berita pemerintah Republik Islam, IRNA, yang disampaikan dalam acara peringatan tersebut, Khamenei menilai pihak-pihak yang memusuhi Iran telah gagal mencapai tujuan mereka melalui konfrontasi militer.

Karena itu, menurutnya, strategi yang digunakan kini beralih pada upaya menciptakan perpecahan sosial dan ketidakpercayaan di dalam negeri.

img_title Pangkalan AS Diserang Iran, Citra Satelit China Jadi Sorotan

"Sekarang mereka memfokuskan skema prahibrida mereka pada dua poin, melemahkan daya tahan rakyat dan menyebabkan kesalahan dalam sistem pengambilan keputusan para pejabat negara," kata Ali Akbari saat membacakan pesan Mojtaba Khamenei di hadapan warga Teheran, seperti dikutip IRNA, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut Mojtaba, alat utama yang digunakan musuh adalah penyebaran keraguan, ketakutan, keputusasaan, ketidakpercayaan, serta perpecahan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia menegaskan bahwa persatuan antara rakyat, lembaga negara, dan para pemimpin menjadi benteng utama dalam menghadapi tekanan eksternal.

Peringatan tersebut muncul ketika Iran masih berada dalam fase sensitif pascakonflik regional yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan kelompok-kelompok sekutu Teheran di kawasan.

Mojtaba Sebut Israel Semakin Terisolasi

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Photo :
  • Istimewa

Dalam pesan yang sama, Khamenei juga menyinggung perkembangan konfrontasi antara Republik Islam dan Israel.

Menurutnya, Israel dan para pendukungnya tidak berhasil mencapai tujuan strategis yang diinginkan melalui tekanan militer.

Dilansir IRNA, Khamenei menyatakan bahwa Israel justru menghadapi peningkatan isolasi di tingkat internasional setelah konflik yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Ia menilai poros perlawanan yang dipimpin Republik Islam semakin memperoleh dukungan moral dari banyak pihak yang menentang dominasi Israel di kawasan.

Menurut Mojtaba, perlawanan yang dilakukan Iran dan sekutunya telah menjadi simbol perjuangan bagi bangsa-bangsa yang menginginkan kemerdekaan dan kedaulatan.

Halaman Selanjutnya
img_title