Prabowo Ultimatum Elit Pertamina soal Korupsi: Pintar tapi Serakah

Presiden Prabowo ingatkan pejabat Pertamina jangan korupsi
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Simon Aloysius Mantiri agar tidak melakukan korupsi.

img_title KNPI Siap Kawal Pemerintahan Prabowo, Haris Pertama: Pemuda Harus Jadi Ujung Tombak Perubahan!

"Orang-orang Indonesia banyak yang pintar-pintar, pintar tapi serakah. Mengatur mau impor dari luar. Dengan impor dari luar dia manipulasi harga dan dia kutip sehingga ada pihak segelintir orang yang kaya raya  di atas penderitaan rakyat," katanya dikutip pada Rabu, 13 Januari 2026.

Atas dasar itulah, Prabowo bertekad untuk membersihkan Pertamina dari praktik-praktik curang yang berpotensi merugikan negara. 

img_title Wacana Dua Kewarganegaraan Muncul, Masa Depan Timnas Indonesia Bisa Berubah?

"Makany saya angkat saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak-anak muda dan saya beri tugas jangan korupsi. Jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini," tegasnya.

Prabowo juga mengingatkan, bahwa direktur utama Pertamina adalah jabatan yang sangat strategis. 

img_title GREAT Institute: Target Pertumbuhan 6 Persen dengan Defisit Lebih Kecil, RAPBN 2027 Uji Produktivitas dan Kualitas

"Anda bertanggung jawab atas sebuah perusahaan 100 miliar dolar. Godaan akan banyak. Tapi saudara harus teguh dengan semua jajarannya," tutur Prabowo. 

"Dan saya kasih wewenang seluas-luasnya. Siapa yang Anda nilai tidak bagus, pecat. Jangan ragu-ragu. Demi bangsa dan rakyat harus tega," sambungnya.  

Menurut Prabowo, ada banyak anak muda yang hebat-hebat dan siap mengganti posisi mereka. 

"Terus saya pesankan, mari kita hasilkan untuk rakyat kita pemerintahan yang bersih, manajemen yang amanah, mengelola sumber kekayaan bangsa dengan sebaik-baiknya."

Prabowo mengaku malu jika masih banyak praktik-praktik curang di kepemerintahan atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Malu kita dengan bangsa lain dan malu terutama dengan rakyat kita. Praktik-praktik markup penipuan. Markup itu adalah penipuan dan pencurian. Mencuri di siang bolong," katanya. 

"Dan sekarang teknologi sekarang ada sehingga cepat ketahuan kalau markap. Kalau ada pejabat yang ingin melaksanakan praktik-praktik lama, saya kira sangat keliru. Kita prihatin. Saya tidak tahu berapa Direksi Pertamina yang sudah masuk penjara."

Lebih lanjut Prabowo mengatakan, Indonesia harus bisa mengikuti ritme negara maju. Seperti Jepang dan Korea yang begitu mencintai bangsanya sendiri.

"Kita harus contoh Jepang, Korea, bangsa yang tidak punya sumber daya seperti kita, tapi kuat. Nasionalismenya kuat," katanya. 

"Kalau tidak salah, semua perusahaan di Korea, di Jepang ada saatnya mereka semua berdiri saat lagu kebangsaan dikumandangkan. Semangat nasionalis, semangat patriotik cinta tanah air ini yang harus mendorong semua jajaran Pertamina, terutama yang paling atas."

Halaman Selanjutnya
img_title