Penampakan Hotel Bumi Wiyata Depok yang Disorot Gegara Nunggak Pajak

Papan nunggak pajak di Hotel Bumi Wiyata Depok
Sumber :
  • siap.viva.co.id

Siap – Papan penanda bertuliskan: Objek pajak ini belum melunasi Pajak Bumi dan Bangunan PBB P2, masih terpampang jelas di area Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Jawa Barat.   

img_title Panas, Legislator PKB Skakmat PKS saat Paripurna DPRD Depok: Kenapa Baru Melek?

Pantauan siap.viva.co.id melaporkan, meski beberapa papan atau plang nunggak pajak tersebut masih terpampang dengan jelas, namun aktivitas Hotel Bumi Wiyata berjalan normal pada Minggu, 17 Maret 2025.

Bahkan, kini hotel yang berlokasi di kawasan Jalan Margonda Depok itu juga menambah fasilitas mewah lainnya.

img_title PGI Depok Bidik Rekor MURI, Puluhan Ribu Pelajar Bakal Jalani Pemeriksaan Mata

Yap, setelah golf, dan kolam renang, Hotel Bumi Wiyata sekarang dilengkapi dengan sarana futsal atau mini soccer yang rencananya akan segera di buka dalam waktu dekat.

Setidaknya itu terlihat pada pengumuman yang terpampang di umbul-umbul sekitar hotel.  

img_title PGI Depok Bongkar Strategi Menuju Porprov Jabar 2026, 10 Atlet Disiapkan

Sebagai salah satu hotel terlama di Kota Depok, Bumi Wiyata memang nyaris tak pernah sepi pengunjung. 

Bahkan, belum lama ini hotel tersebut kedatangan mantan Presiden ke 13 Republik Indonesia, Ma'ruf Amin. 

Mantan orang nomor dua di negara ini hadir sebagai salah satu tamu kehormatan acara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Lantas apa yang membuat Hotel Bumi Wiyata belum juga melunasi tunggakan pajak? 

Sebelum plang atau papan pengumuman itu dipasang, BKD Depok telah lebih dulu melayangkan surat teguran pada pihak Hotel Bumi Wiyata. 

“Plang penanda ini sudah ditancap sejak akhir tahun 2024. Ini dilakukan agar Hotel Bumi Wiyata menunaikan kewajibannya,” kata Kepala BKD Kota Depok, Wahid Suryono dikutip pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Menurutnya, Hotel Bumi Wiyata atau BW, telah melanggar Perda No. 1 Tahun 2024, Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. 

Wahid mengaku akan segera mengambil langkah selanjutnya jika tidak ada respon dari pihak hotel tersebut.

Namun ia tidak menjelaskan secara detail apa langkah yang akan dilakukan.

Sementara itu, Humas Hotel Bumi Wiyata (BW), Evi Wulandari mengklarifikasi, bahwa tunggakah tersebut merupakan kewajiban owner. 

"Itu sebenarnya bukan Bumi Wiyata, mohon maaf itu sebenarnya kewajiban dari owner sih, bukan dari kami (manajemen)," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu. 

Halaman Selanjutnya
img_title