Hasil Pemangkasan Anggaran Disuntikan Jadi Modal Awal Danantara, Ekonom: Pemulihan Ekonomi Justru Melambat
- istimewa
Pendiri Narasi Institute itu juga mengingatkan bahwa kebijakan anggaran negara seharusnya mencerminkan smart spending, yaitu pengeluaran yang memberikan dampak maksimal dalam waktu sesingkat mungkin.
Lebih lanjut, Achmad menjelaskan, ketimbang menyimpan dana dalam bentuk investasi yang baru akan terlihat manfaatnya dalam jangka panjang, akan lebih baik jika dana pemangkasan anggaran digunakan untuk mempercepat pemulihan ekonomi.
“Khususnya untuk meningkatkan daya beli masyarakat melalui berbagai program yang berdampak langsung,” tuturnya.
Setiap rupiah yang dihemat dari efisiensi anggaran akan lebih baik jika dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan dikunci dalam bentuk investasi jangka panjang yang hasilnya masih belum pasti.
“Negara ini membutuhkan stimulus yang dapat langsung memperbaiki kondisi masyarakat,” imbuhnya.
Dirinya mencontohkan seperti menciptakan program lapangan pekerjaan, investasi subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat serta peningkatan layanan kesehatan adalah lebih penting dibelanjakan di jangka pendek.
“Dengan begitu, rakyat yang kesulitan bisa segera mendapatkan bantuan, konsumsi akan meningkat, dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga,” tungkasnya.