Hasto Ditahan, Megawati Marah dan Instruksikan Kader Tunda Retret! Fadli Zon: Loyalitas Pada Negara Dulu

Fadli zon
Sumber :
  • Viva.co.id

Siap – Penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memicu reaksi keras dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Advokat LBH Ansor, Fadlan Soroti Dugaan Pelanggaran DPD RI dalam Reses dan Penyalahgunaan Anggaran

Megawati segera menginstruksikan seluruh kepala daerah yang berasal dari PDIP untuk menunda keikutsertaan mereka dalam kegiatan retret yang diselenggarakan pemerintah di Magelang, Jawa Tengah.

Instruksi tersebut dituangkan dalam surat resmi yang dikeluarkan pada Kamis (20/2), tak lama setelah Hasto dijadikan tersangka oleh KPK.

Blak blakan Soal Kejadian yang Menimpa Dirinya, Ini Unggahan Terbaru Ridwan Kamil, Kembali ke Rutinitas?

Menyikapi keputusan tersebut, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Fadli Zon, memberi tanggapan.

Fadli menilai bahwa retret di Magelang sebenarnya adalah program kenegaraan, bukan urusan partai politik.

Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil soal Dugaan Korupsi BJB: Jauhi Pikiran Berburuk Sangka

Menurutnya, acara ini dihadiri oleh kepala daerah dari berbagai partai politik, yang sudah seharusnya menunjukkan loyalitas mereka kepada negara.

"Ya program ini kan sebenarnya bukan program kepartaian, ini kan daerah-daerah itu kan gubernur, bupati, wali kota, ini kan dari hasil pilkada yang latar belakangnya itu beragam," kata Fadli Zon dalam wawancaranya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Februari 2025.

Fadli menambahkan, retret tersebut adalah kesempatan bagi kepala daerah untuk menunjukkan loyalitas mereka kepada negara, bukan kepada partai politik

. Ia mengutip pepatah yang berbunyi, "Loyalitas kepada partai itu berakhir ketika loyalitas kepada negara dimulai."

"Jadi loyalitas kepada partai itu berakhir ketika loyalitas kepada negara itu dimulai. Nah itu, kita akan lihat mana yang negarawan, mana yang politisi," tambah Fadli, yang tegas mengatakan bahwa saat ini publik akan menilai sikap setiap kepala daerah apakah mereka memilih menjadi negarawan atau politisi.

Sebelumnya, Megawati menegaskan bahwa penundaan retret bagi kader PDIP adalah pilihan strategis setelah penahanan Hasto Kristiyanto.

Hasto, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PDIP, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Desember 2024.

Penahanan ini dilaksanakan pada Kamis (20/2/2025) malam setelah Hasto menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka kasus yang melibatkan korupsi.

Penahanan Hasto dan instruksi Megawati soal retret menjadi sorotan publik, di mana kini masyarakat dapat melihat bagaimana dinamika politik dalam negeri berkembang, terutama di kalangan partai-partai besar.

Instruksi penundaan retret ini menunjukkan ketegasan Megawati dalam menghadapi situasi yang tak terduga.

Seiring dengan perkembangan kasus hukum Hasto, perhatian masyarakat tertuju pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh PDIP dan sikap para kader partai tersebut, termasuk apakah mereka akan tetap menjalani retret atau mengikuti instruksi Megawati.