Tok! Laporan Imam-Ririn soal Pelanggaran TSM Pilkada Depok Mentah di Bawaslu Jabar

Pengacara Supian-Chandra, Andi Tatang soal laporan Pilkada Depok
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Provinsi Jawa Barat akhirnya telah mengeluarkan hasil putusan terkait laporan soal adanya dugaan kecurangan di Pilkada Depok

Abang Ijo: PSI Hadir Saat Selokan Banjir, Bukan Saat Panggung Penuh Kamera

Adapun laporan itu dilayangkan oleh Hermanto Setiawan dari kubu 01, Imam Budi Hartono (IBH)-Ririn Farabi yang diusung oleh PKS dan Golkar. 

Sedangkan pihak tergugat adalah calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih, Supian Suri-Chandra Rahmansyah dari nomor urut 02.

Soal Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Tasikmalaya, Direktur Eksekutif TMI Jabar: Cecep-Asep Layak Jadi Bupati

Sang penantang petahana itu diusung oleh 12 partai, Gerindra, PDIP, Demokrat, PKB, PAN, PPP, NasDem, PSI, Gelora, Ummat, Buruh, serta Perindo. 

Hasilnya, setelah melewati berbagai mekanisme dan analisa mendalam, Majelis Bawaslu Jawa Barat akhirnya memutuskan bahwa laporan yang disampaikan kubu Imam-Ririn tidak memenuhi syarat material. 

Terungkap, Ternyata Begini Penjelasan Dibalik Suara Gemuruh dan Dentuman Gempa Bogor Kemarin, 4 Kali Gempa Susulan

Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 Ayat 1 Huruf B Peraturan Badan Pengawas Pemilu Nomor 9 Tahun 2020. 

Point tersebut berisi tentang tata cara penanganan pelanggaran administrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota yang terjadi secara terstruktur, sistematif, dan masif atau TSM

Halaman Selanjutnya
img_title