Ketika Donat Buatan Napi Lapas Cibinong Jadi Primadona UMKM
- Istimewa
Siap – Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Cibinong mendapat pelatihan mengolah kue. Uniknya, mentor yang mengajarkan adalah para napi.
Yap, sejumlah warga binaan alias napi yang memberi pelatihan ini sudah teruji kemampuannya.
Mereka tergabung dalam program pembinaan kemandirian Prabudana Bakery Lapas Cibinong.
Adapun pelatihan tersebut berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Cibinong pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Para warga binaan ini mengajarkan Anggota DWP teknik pembuatan donat Prabudana yang merupakan salah satu produk unggulan karya di lembaga pemasyarakatan tersebut.
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari program pembinaan kemandirian yang selama ini diikuti oleh para warga binaan.
Keterampilan membuat donat Prabudana yang mereka bagikan kepada peserta merupakan hasil dari proses pembelajaran, pelatihan, dan praktik berkelanjutan dalam program pembinaan.
Dalam pelatihan ini, para warga binaan berperan sebagai instruktur yang membimbing peserta dalam setiap tahapan pembuatan donat.
Mereka memberikan pemaparan dan praktik langsung, mulai dari mengenal bahan-bahan yang digunakan, menguleni adonan, membentuk donat, hingga menghiasnya dengan beragam topping favorit.
Seluruh proses dilakukan bersama sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan dan aplikatif.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menilai kegiatan ini menjadi tolok ukur keberhasilan program pembinaan yang berjalan di dalam lembaga pemasyarakatan.
“Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri mereka," katanya.
Menurut dia ini menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang diterapkan jajarannya mampu menghasilkan output yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sepanjang pelatihan, anggota DWP terlihat antusias mengikuti setiap instruksi.
Interaksi yang hangat dan edukatif antara peserta dan instruktur menciptakan suasana belajar yang kondusif di dalam BLK.
Sementara itu para peserta lainnya turut menyampaikan apresiasinya atas kompetensi dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para warga binaan.
“Kami sangat mengapresiasi keterampilan para warga binaan. Melalui pelatihan ini, kami dapat melihat langsung hasil nyata dari program pembinaan. Selain produknya yang berkualitas tinggi, semangat mereka dalam membagikan ilmu juga sangat luar biasa,” ujar salah seorang anggota DWP.