Common Ground Fight Vol. 1 Satukan Boxing, Musik, dan Art: Hadirkan Ekosistem Kreatif Anak Muda
- Istimewa
Siap – Gelaran perdana Common Ground Fight Vol. 1 City Class sukses mencuri perhatian dengan konsep yang tidak biasa.
Tidak hanya menghadirkan pertandingan boxing, acara ini juga menggabungkan unsur musik, seni, hingga budaya komunitas dalam satu panggung yang sama.
Founder Common Ground Fight, Valdi, menegaskan bahwa konsep yang mereka bangun memang berbeda dari event combat sport pada umumnya.
Ia menyebut, Common Ground Fight dirancang sebagai pengalaman baru yang menyatukan berbagai skena anak muda.
“Di main event ini yang seperti Common Ground Fight itu, nggak hanya boxing, tapi juga art, dan musik. Kemudian juga melibatkan vespa itu juga karena buat experience baru, jadi ada Sunmori vespa tadi pagi,” kata Valdi seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 3 Mei 2026.
Tak berhenti di situ, Valdi mengungkapkan bahwa ke depan pihaknya akan membuka ruang lebih luas bagi berbagai komunitas untuk terlibat langsung, bahkan hingga naik ke atas ring.
“Kayak berbagai skena lah, misalkan dari motor, dari media mungkin, terus juga dari art, dari komunitas apa pun lah. Untuk ikut dalam fight ini? Iya,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa Common Ground Fight Vol. 2 tengah disiapkan dan direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang.
Menariknya, bukan hanya komunitas umum, tim media pun akan diajak untuk ikut merasakan atmosfer bertanding.
“Rencananya untuk Volume 2 itu rencana di Agustus. Kami akan ajak juga teman-teman dari tim media, siapa tahu tertarik untuk ikut boxing?” lanjutnya.
Menurut Valdi, tidak ada persyaratan khusus untuk ikut serta, selama kondisi fisik peserta dalam keadaan sehat.
Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan stamina sebagai modal utama.
“Persyaratan sih nggak ada yang penting, kesehatan terjaga dari cedera apa pun atau ya intinya dari sisi jasmaninya sehat, itu bisa ikut. Yang harus disiapkan pasti fisik sih, mau fisik dan stamina. Mau mentalnya kuat, tapi kalau fisiknya nggak kuat juga nggak bisa sih,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tingginya minat generasi muda terhadap combat sport saat ini.