Kepergok Saat Mencuri Motor dan Dikejar Warga, Pelaku Lepas Tembakan
- siapviva
Siap – Pencurian motor dengan menggunakan senjata api terjadi di Jalan Janger Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.
Pelaku melepaskan tembakan ke udara karena panik dikejar warga. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (23/8) sekira pukul 21.00 WIB.
Pelaku mengambil motor Honda Scoopy milik Reza (25) yang terparkir depan teras dalam keadaan kunci stang.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra mengatakan, saat itu teman korban yaitu Andri sedang makan di ruang tamu dan mendengar alarm motor berbunyi.
“Setelah dilihat ternyata motor telah di bawa pergi. Saksi kemudian berteriak dan menarik perhatian warga,” katanya, Selasa (25/8/2026).
Warga behasil menghentikan pelaku dengan cara menabrakan motor pelaku. Diduga dalam kondisi terdesak kemudian pelaku mengeluarkan senjata api.
“Terlapor mengeluarkan diduga senjata api, dan menembakan ke arah atas,” ujarnya.
Warga pun ketakutan dan menghindari pelaku hingga akhirnya berhasil kabur memabawa motor korban.
“Korban mengalami kerugian karena kehilangan motor Honda Scoopy warna cokelat. Kisaran kerugiaan sebesar Rp 12.600.000,” tukasnya.
Para pelaku akibat panik meninggalkan kendaraannya berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna putih Nopol B 4684 EGD.
Selanjutnya pelapor melaporkan ke Polres Metro Depok guna pengusutan lebih lanjut. Dari hasil penelusuran di TKP, warga menemukan sejumlah barang bukti penting.
Antara lain satu unit sepeda motor milik pelaku, sarung senjata api, kunci T yang patah, yang diduga digunakan untuk membobol motor korban.
“Pelaku membobol kunci kontak kendaraan Roda 2 milik korban dengan menggunakan kunci T yang sedang terparkir di depan rumah serta menggunakan senjata api dengan menembakan sebanyak tiga kali ke arah atas,” bebernya.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan unit Reskrim polres Metro Depok. Saksi mengaku tidak sempat melihat wajah pelaku yang membawa lari motornya karena posisi pelaku membelakangi saat memacu kendaraan.
Namun, saksi mata lain menyebutkan ciri-ciri fisik mereka. Pelaku pertama digambarkan bertubuh tegap dan besar serta mengenakan topi, sementara rekannya bertubuh lebih kecil dan menggunakan helm.
“Saksi mengatakan pelaku pertama digambarkan bertubuh tegap dan besar serta mengenakan topi, sementara rekannya bertubuh lebih kecil dan menggunakan helm,” pungkasnya.