Mahasiswa Fasilkom UI Ditemukan Tewas di Kosan, Polisi: Bunuh Diri

Polisi olah TKP kosan mahasiswa UI ditemukan tewas
Sumber :
  • istimewa

Siap – Seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) ditemukan tak bernyawa di kamar kos di Pondok Muaz, Jalan H. Kodja Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok.

img_title FIK UI Hadirkan Solusi Lewat Program AYEM TENTREM untuk Tekan Risiko Kerentanan Lansia

Korban ditemukan tewas pada Senin malam, 31 Agustus 2026, sekira pukul 18.30 WIB.

Korban diketahui berinisial NJB (21 tahun), mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (fasilkom) UI.

img_title Ketika Semua Orang Bisa Viral, Siapa yang Masih Bisa Dipercaya? Begini Jawaban Pengamat UI

Dari identitas yang didapat, korban berasal dari Palembang, Sumatra Selatan.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra mengatakan, penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh Amin, pemilik kosan.

img_title Pengamat UI Ungkap Hasil Riset BNN: Ini Investasi Terbesar Sebuah Negara

“Benar bahwa telah ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki pada Senin 31 Agustus 2026 sekira jam 18.30 WIB,” katanya pada Rabu, 2 September 2026.

Keluarga korban sudah menaruh curiga karena sulit menghubungi JBL.

Kemudian keluarga meminta pemilik kos untuk mengecek kamar kos korban.

“Pemilik kos menerima telfon dari kakak korban yang meminta tolong untuk mengecek di dalam kamar kos korban sudah dua hari di hubungi keluarga tidak ada Jawaban,” ujarnya.

Kemudian saksi mengecek ke kamar kos mengetuk pintu memanggil korban namun tidak ada jawaban.

“Saksi kemudian membuka pintu kos yang tidak dikunci,” tukasnya.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi telungkup. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Ketua RT setempat.

Selanjutnya Ketua RT dan pemilik kos bersama saksi mengecek ke kamar korban, dengan kondisi korban sudah keadaan telungkup.

“Korban sudah posisi telungkup selanjutnya pemilik kos menghubungi Ketua RT setempat,” ungkapnya.

Atas peristiwa tersebut selanjutnya memberitahukan ke Polsek Beji guna pengecekan identitas dan penanganan lebih lanjut. Saat ditemukan, korban menggunakan kaos warna ungu dan celana pendek hitam.

Petugas kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun diketahui lidah korban tergigit dan leher terjerat tali rafia.

“Diduga bunuh diri,” pungkasnya.