Pemkot Depok Perkuat Program MBG, Ribuan Sekolah Masuk Proses Validasi

Potret ilustrasi pendistribusian program MBG di salah satu SD Negeri Kota Depok.
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok terus diperkuat melalui pemutakhiran data sekolah penerima.

img_title Jaringan Internasional Terendus di Depok, 5 Kg Sabu Gagal Beredar

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok bersama Badan Gizi Nasional (BGN) masih melakukan validasi untuk memastikan penyaluran program sesuai sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok Wahid Suryono mengatakan, proses sinkronisasi data menjadi langkah penting mengingat jumlah satuan pendidikan cukup besar, mulai dari jenjang dasar hingga SMA.

img_title Cek Pembangunan RKAI, Walkot Depok Ungkap Progresnya

“Terkait dengan jumlah sekolah di Depok sampai jenjang SMA, ini ada sekitar 1.057 sekolah sebenarnya,” kata Wahid.

Menurut Wahid, pihaknya terus berkoordinasi dengan BGN untuk mematangkan daftar satuan pendidikan yang menjadi sasaran program MBG.

img_title BEM UI Sebut Punya Tesis Kalau Prabowo Ingin seperti Soeharto

Data yang akurat diperlukan agar pelaksanaan program dapat menyesuaikan kondisi setiap sekolah.

Untuk satuan pendidikan negeri, proses pendataan dinilai relatif lebih mudah.

Hal itu karena sekolah negeri berada dalam lingkup pengelolaan Disdik sehingga informasi mengenai sekolah dan peserta didiknya lebih mudah dihimpun.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan validasi data dengan BGN. Karena sekolah yang fix di bawah kami, sehingga kami bisa memiliki data secara lengkap, adalah yang sekolah negeri. Kalau sekolah negeri clear, ya, aman,” ujarnya.

Berbeda dengan sekolah negeri, pendataan satuan pendidikan swasta masih membutuhkan proses verifikasi lebih lanjut.

Disdik harus memastikan data masing-masing sekolah sebelum kemudian diselaraskan dengan BGN.

“Nah, yang swasta ini kami mesti cek satu per satu dan belum selesai kami melakukan validasi dengan BGN,” tutur Wahid.

Wahid menegaskan, proses validasi tersebut bukan menunjukkan bahwa program MBG di Depok mengalami hambatan.

Menurutnya, pendataan justru dilakukan untuk memastikan implementasi program berjalan lebih tertata dan sesuai kemampuan layanan yang tersedia.

“Jadi, kita belum bisa memberikan angka pastinya seperti apa,” katanya.

Hingga saat ini, Disdik Kota Depok juga belum dapat memastikan seluruh sekolah telah menerima program MBG.

Pelaksanaan di lapangan masih dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk kesiapan masing-masing satuan pendidikan dan kemampuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Nah, kemudian apakah sekolah semuanya sudah menerima? Tentu tidak,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title