Iran Unggul di Tengah Perang? Senator AS Ungkap Fakta yang Bikin Washington Gelisah
- Gemini AI
Siap – Perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran dinilai justru semakin merugikan Washington.
Senator Partai Demokrat AS Chris Murphy menyebut berlarutnya konflik membuat posisi Iran semakin menguat, sementara Amerika Serikat menghadapi tekanan yang kian besar.
Murphy menilai Presiden AS Donald Trump perlu segera mencari jalan untuk mengakhiri perang tersebut.
Menurutnya, Washington tidak seharusnya terus mempertahankan konflik hanya demi mendapatkan kesepakatan yang dianggap sempurna.
Ia bahkan menyatakan kesediaannya mendukung kesepakatan yang kurang ideal apabila langkah tersebut dapat menghentikan peperangan sekaligus memastikan jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali terbuka.
“Amerika lebih lemah. Iran lebih kuat,” tutur Murphy dalam wawancara dengan NBC pada Minggu, 9 Agustus 2026, waktu setempat.
Menurut Murphy, keberadaan Selat Hormuz menjadi salah satu faktor penting dalam situasi tersebut.
Jalur strategis itu memiliki peran besar terhadap perdagangan energi dunia sehingga semakin lama aksesnya terganggu, semakin besar pula konsekuensi yang harus ditanggung.
Murphy mengatakan biaya yang harus dikeluarkan untuk memulihkan akses melalui Selat Hormuz akan terus membengkak apabila Washington dan Teheran tidak segera menemukan titik temu dalam perundingan.
Ia menilai Amerika Serikat perlu mempertimbangkan dampak konflik secara lebih luas, terutama terhadap kondisi ekonomi domestik.
Berlanjutnya perang berpotensi memberikan tekanan terhadap masyarakat AS melalui kenaikan harga berbagai kebutuhan sekaligus meningkatnya anggaran yang harus dialokasikan untuk operasi militer.
Murphy menegaskan bahwa perang yang berkepanjangan tidak hanya menguras sumber daya pemerintah, tetapi juga dapat memperbesar beban yang pada akhirnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mengutip Anadolu pada Senin, 10 Agustus 2026, Murphy kembali mendesak pemerintahan Trump untuk menghentikan konflik sebelum kerugian yang ditanggung Amerika Serikat semakin besar.
“Perang harus diakhiri karena setiap hari perang berlanjut. AS semakin lemah, Iran semakin kuat, dan orang-orang di AS dirugikan karena harga-harga terus naik,” terang Murphy.
Pernyataan tersebut menunjukkan kekhawatiran Murphy terhadap konsekuensi perang yang semakin panjang.
Ia melihat keberlanjutan konflik tidak otomatis memperkuat posisi Washington dalam menghadapi Teheran, tetapi justru berpotensi memperbesar tekanan strategis dan ekonomi terhadap Amerika Serikat.