Panik Dengar Iran Bidik Daratan AS dengan Rudal Jelajah 15.000 Km, Trump Auto Ganti Strategi, Niat "Cekik" Ekonomi?
- Istimewa
Siap –Ditengah memanasnya konflik tak berkesudahan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sang Presiden yakni Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan.
Setelah sebelumnya kerap mengeluarkan pernyataan sesumbar dengan memamerkan kekuatan militer, kini Trump memilih merubah strategi untuk melawan Iran.
Namun disisi lain, Iran kini tengah mempersiapkan rudal jelajah jarak jauh 15.000 Km untuk membidik daratan Amerika.
Ditengah santernya rumor tersebut, Donald Trump mengisyaratkan bahwa Washington untuk sementara memilih memperbesar tekanan ekonomi terhadap Iran ketimbang melancarkan operasi militer baru dalam skala besar.
Langkah ini menandai pergeseran taktik yang cukup signifikan di tengah eskalasi geopolitik Timur Tengah yang terus memanas.
Dalam wawancara dengan Axios, Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat mengambil pendekatan yang lebih tenang sembari memantau gejolak ekonomi Teheran.
"We are low keying it" (Kami menjalankannya secara tidak terlalu terbuka), kata Trump saat menggambarkan pendekatan AS terhadap Iran.
Trump menyoroti tingginya inflasi dan memburuknya kondisi keuangan Iran sebagai indikator utama bahwa tekanan terhadap pemerintahan Teheran semakin besar.
Menurut Trump, pemerintah Iran menghadapi kesulitan keuangan yang serius, termasuk dalam memenuhi kebutuhan pembayaran bagi aparat militernya.
"We are only semi-negotiating with them. We are just watching Iran with its huge inflation and the fact they have no money" (Kami hanya melakukan setengah negosiasi dengan mereka. Kami hanya mengamati Iran dengan inflasinya yang raksasa dan fakta bahwa mereka tidak punya uang), ujar Trump.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Washington kini melihat tekanan ekonomi sebagai salah satu instrumen utama untuk memengaruhi Iran, setidaknya untuk sementara waktu.
Reuters melaporkan bahwa Trump menggambarkan pendekatan AS terhadap Iran sebagai “low keying it” atau menjalankannya secara tidak terlalu terbuka dan agresif.
Trump mengatakan Washington tidak sedang menjalankan perundingan penuh dengan Teheran. Namun, komunikasi di antara kedua pihak masih berlangsung secara terbatas.
Di saat yang sama, pemerintah AS terus mengamati dampak sanksi, konflik dan tekanan ekonomi terhadap Iran. Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun komunikasi belum berkembang menjadi negosiation langsung berskala besar, jalur diplomatik belum sepenuhnya tertutup.