Skuad Sementara Timnas Indonesia Bikin Heboh, Persaingan di Semua Lini Memanas
- Instagram/_mitchell.baker
Siap – Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 terus memasuki tahap yang semakin intens.
Tim pelatih mulai mematangkan komposisi skuad melalui pemusatan latihan di Bali dengan melibatkan puluhan pemain yang akan bersaing memperebutkan tempat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PSSI mewujudkan target meraih gelar juara.
Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena hanya pemain dengan performa terbaik yang akan dipertahankan hingga daftar akhir diumumkan menjelang turnamen bergulir.
Sebanyak 50 pemain mendapat kesempatan mengikuti training camp perdana.
Nantinya jumlah tersebut akan dipangkas menjadi sekitar 25 hingga 26 nama sesuai kebutuhan taktik yang disiapkan pelatih kepala John Herdman.
Besarnya jumlah pemain yang dipanggil menunjukkan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka.
Setiap pemain memiliki peluang yang sama untuk mengamankan tempat di skuad final tanpa melihat latar belakang kompetisi tempat mereka bermain.
Selain didominasi pemain yang berkarier di kompetisi domestik, daftar tersebut juga dihuni sejumlah pemain diaspora yang diharapkan mampu menambah kualitas sekaligus memperkuat kedalaman skuad Garuda.
Dikutip dari kanal YouTube Bola Garuda pada Kamis, 9 Juli 2026, keberadaan lima pemain yang masih berkarier di luar Asia menjadi salah satu perhatian dalam daftar pemanggilan kali ini.
Kehadiran mereka dinilai dapat meningkatkan persaingan di setiap lini sehingga tim pelatih memiliki lebih banyak opsi sebelum menentukan skuad terbaik untuk Piala AFF 2026.
Persaingan Ketat di Posisi Kiper
Empat penjaga gawang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan.
Cahya Supriadi kembali memperoleh kepercayaan berkat perkembangan performanya yang terus meningkat.
Tim pelatih masih melihat potensi besar yang dimiliki kiper muda tersebut.
Nadeo Argawinata tetap menjadi salah satu kandidat utama berkat pengalaman panjangnya bersama Timnas Indonesia.
Kepemimpinannya di bawah mistar menjadi modal penting dalam persaingan memperebutkan posisi inti.
Muhammad Riyandi kembali mendapat kesempatan setelah menunjukkan performa konsisten di level klub.
Sementara Teja Paku Alam kembali dipanggil usai cukup lama absen dari skuad nasional, membawa pengalaman yang dapat memperketat persaingan di sektor penjaga gawang.
Lini Belakang Diisi Pemain Berpengalaman dan Talenta Muda