Banyak yang Salah Prediksi, Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 Justru Bikin Heboh
- Instagram/oratmangoen
Siap – Daftar pemain Timnas Indonesia yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan jelang Piala AFF 2026 menuai perhatian besar dari media Vietnam.
Alih-alih menilai kekuatan Garuda menurun, mereka justru menganggap skuad racikan John Herdman tetap memiliki kualitas tinggi berkat banyaknya pemain diaspora yang kini berkarier di kompetisi domestik.
Sebelum daftar pemain diumumkan, sejumlah pihak di Vietnam memperkirakan Timnas Indonesia akan mengandalkan mayoritas pemain lokal.
Prediksi itu muncul karena ASEAN Championship 2026 tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA Matchday, sehingga klub-klub luar negeri tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya.
Namun, kenyataan di lapangan berbeda. John Herdman memanggil 46 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan.
Termasuk sejumlah pemain diaspora yang kini membela klub-klub Liga Indonesia.
Komposisi tersebut langsung menjadi sorotan media Vietnam, TheThao247.vn.
Media tersebut menilai Timnas Indonesia tetap memiliki kekuatan yang patut diperhitungkan meski tidak diperkuat seluruh pemain yang berkarier di Eropa.
"Indonesia mengumumkan skuad yang seluruhnya terdiri dari pemain naturalisasi menjelang Piala AFF 2026," tulis media tersebut.
TheThao247 menjelaskan bahwa keberadaan para pemain naturalisasi yang kini merumput di kompetisi domestik membuat kualitas skuad Garuda tetap terjaga.
"Indonesia kemungkinan akan berpartisipasi di Piala AFF 2026 dengan skuad yang seluruhnya terdiri dari pemain naturalisasi yang saat ini berkompetisi di liga domestik," tambahnya.
Sorotan utama media tersebut tertuju pada keberadaan 12 pemain diaspora yang kini bermain di Liga Indonesia.
Jumlah itu dinilai sangat signifikan karena hampir mampu mengisi seluruh posisi dalam satu tim utama.
"Saat ini ada 12 pemain naturalisasi yang dilatih di Eropa yang bermain di liga nasional Indonesia."
Menurut laporan itu, kondisi tersebut menjadi nilai tambah bagi Timnas Indonesia dibandingkan sejumlah negara pesaing di Asia Tenggara.
"Jumlah tersebut cukup bagi pelatih John Herdman untuk membangun skuad yang hampir lengkap dengan semua 11 posisi di lapangan diisi oleh pemain naturalisasi," tuturnya.
Mereka juga menilai Indonesia memperoleh keuntungan karena para pemain tersebut tampil di kompetisi domestik, sehingga bisa bergabung dengan tim nasional tanpa terkendala aturan FIFA Matchday.