Pemain Timnas Indonesia Ini Pernah Permalukan AC Milan Era Keemasan Carlo Ancelotti
- Kolase siap.viva
Rochy Putiray bukanlah nama yang asing bagi pecinta sepak bola Indonesia.
Pemain kelahiran Ambon, 26 Juni 1970, ini dikenal karena penampilannya yang penuh semangat dan kualitas permainannya yang mumpuni.
Sebelum tampil di Hong Kong, Putiray sempat memperkuat beberapa klub di Indonesia, termasuk PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, dan PSS Sleman.
Di level internasional, ia juga memperkuat Timnas Indonesia dan dikenal sebagai pemain yang memiliki visi permainan dan kecepatan luar biasa.
Setelah pengalamannya bersama Kitchee SC, Putiray melanjutkan karirnya di Indonesia, bermain untuk PSPS Pekanbaru, dan akhirnya mengakhiri karier profesionalnya di PSS Sleman pada musim 2006-2007.
Namun, namanya tetap diingat oleh banyak penggemar sepak bola Indonesia, terutama berkat momen legendarisnya di Hong Kong, ketika ia berhasil memalukan tim sekelas AC Milan.
Bagi masyarakat Hong Kong, pertandingan ini menjadi sangat spesial karena berhasil menambah sorotan terhadap sepak bola lokal.
Keberhasilan Kitchee SC mengalahkan AC Milan bukan hanya menjadi kemenangan bagi klub, tetapi juga memberi semangat baru bagi para pemain lokal dan mengangkat citra sepak bola Hong Kong di mata dunia.
Rochy Putiray, dengan dua golnya yang luar biasa, telah membuktikan bahwa sepak bola adalah permainan yang penuh kejutan.
Ia menjadi bukti bahwa dengan semangat dan ketekunan, siapa pun bisa tampil besar, bahkan di hadapan pemain-pemain terbaik dunia seperti Paolo Maldini dan Andriy Shevchenko.