TKN Langsung Jumpa Pers Usai Kemunculan Film Dirty Vote, Tirta Mandhira Hudhi:Bikin Ragu Pemilih

Potret Ilustrasi film dokumenter Dirty Vote
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Kemunculan film dokumenter berjudul Dirty Vote yang tayang di YouTube secara gratis berhasil mengguncang jagat media sosial dan menuai sorotan berbagai pihak.

img_title Jumpa Pers Hotman Paris Ditengah Berlangsungnya Sidang PK Jadi Sorotan, Oegroseno: Etika Harus....

Dalam film berdurasi hampir dua jam itu menampilkan tiga ahli hukum tata negara yang menjabarkan dugaan kecurangan di Pilpres 2024.

Menangapi hal tersebut, Tirta Mandhira Hudhi atau yang dikenal Dokter Tirta menyebutkan bahwa dirinya menyoroti langkah salah satu timses capres yang buru-buru menggelar jumpa pers untuk menyikapi materi film tersebut.

img_title Petinggi PDIP Sebut Ada Wacana Kombinasi Ahok dan Anies, Puan: Komunikasi Informal Pastinya Sudah

"Tim 02 terlalu cepat buat press release," tulis dr Tirta dalam unggahan akun media sosial X miliknya @tirta_cipeng.

Menurut dr Tirta, film Dirty Vote sebenarnya tidak terlalu menjaring atensi penonton di media sosial.

img_title YourRaisa Nih Jadwal Rilis Film Dokumenter Harta Tahta Raisa, Ini Cerita Dibalik Pemilihan Judulnya

Muatan film pun tidak ditujukkan ke dugaan pelanggaran salah satu paslon saja.

"Aslinya, film Dirty Vote ini tadi view di YouTube emang naik, tapi lambat. Begitu 02 press release, jumlah view filmnya justru bisa berpotensi meroket dan banyak yang mencari di Google atau medsos lainnya," katanya.

dr Tirta sendiri mengaku kaget saat tahu film Dirty Vote langsung mendapat reaksi keras dari salah satu paslon capres cawapres.

Ia bingung dengan sikap terburu-buru mereka dalam menyikapi potensi masalah yang dapat mempengaruhi elektabilitas.

"Biasanya kalau manajemen krisis gini, pasti dihold dulu satu sampai dua hari buat evaluasi dan analisa bantahan. Ini cuma selisih hitungan jam setelah trailer film tayang," tuturnya.

Cara bersikap TKN, kata dr Tirta malah berpotensi membuat elektabilitas mereka anjlok lantaran terlalu reaktif dengan kemunculan film tersebut.

"Gegara TKN 02 press release, pemilih 02 sendiri juga bisa nonton sampai selesai. Yang belum yakin banget, malah bisa ragu milih loh abis nonton," pungkasnya.