Perang Iran dan Popularitas yang Merosot, Trump Hadapi Ujian Berat
- Istimewa
Namun, menurut Vatanka, persoalan yang lebih mendasar adalah keyakinan Teheran bahwa Trump menginginkan perubahan rezim dan mengikuti kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menjatuhkan pemerintahan Republik Islam.
Di sisi lain, Trump menyatakan Amerika Serikat tidak akan kembali membombardir Teheran sebelum 3 November 2026.
Meski demikian, para pejabat Iran tetap memperkirakan kemungkinan terjadinya serangan baru.
Mempertahankan kondisi di antara perang dan perdamaian dinilai dapat memberikan ruang bagi Teheran untuk terus menekan Washington.
Namun, strategi tersebut juga berisiko memperburuk kondisi ekonomi Iran.
Blokade dan sanksi Amerika Serikat telah menekan pendapatan ekspor minyak Teheran.
Ketidakpastian yang berkepanjangan turut membebani perekonomian dan meningkatkan tekanan terhadap masyarakat.
Pusat Statistik Iran mencatat inflasi tahunan mencapai 73,6 persen pada September 2026.
Sementara itu, nilai mata uang rial dilaporkan melemah hampir 35 persen terhadap dolar AS sejak Washington kembali memberlakukan blokade laut pada Juli.
Saeed Leilaz menilai ketidakpercayaan antara Teheran dan Washington semakin mendalam, bahkan melampaui persoalan konflik saat ini.
Ia juga meragukan kesepakatan jangka panjang dapat bertahan di tengah hubungan kedua negara yang terus memburuk.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah belum menunjukkan tanda mereda.
Pada Selasa, 20 Oktober 2026, Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menyatakan dua kapal tanker terbakar dan terhenti di bagian selatan Selat Hormuz setelah menabrak ranjau.
Namun, pernyataan tersebut tidak menjelaskan waktu pasti terjadinya insiden itu.
Dalam keterangan yang sama, pihak Teheran juga menyatakan sebuah drone milik Amerika Serikat ditembak jatuh pada Senin malam.
Sementara itu, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris Raya melaporkan menerima informasi mengenai insiden yang melibatkan kapal tanker dan pasukan militer sekitar 121 mil laut di sebelah timur Oman.
Laporan tersebut menyebut kapal tanker terlibat dalam interaksi yang berkaitan dengan aktivitas militer yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.