Data Intelijen Bocor, Iran Bersiap Hadapi Perang Besar AS-Israel
- Istimewa
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Minggu, markas besar tersebut menyatakan bahwa AS berupaya menutupi kegagalannya dan menciptakan keuntungan semu dari perang agresi terhadap Teheran.
"Berdasarkan informasi yang diterima, AS yang kriminal dalam upaya menutupi kegagalannya dan meraih keuntungan semu dalam perang yang dilancarkan berdasarkan kebohongan serta rekayasa kaum zionis, dan dilanjutkan melalui tipu daya serta kelicikan telah sekali lagi memutuskan, dengan lampu hijau dari beberapa negara kawasan, untuk melanjutkan tindakan terhadap Republik Islam menyusul pertemuan bersama di salah satu negara Eropa," bunyi pernyataan tersebut.
"Kami memperingatkan bahwa jika AS melakukan kesalahan apa pun terhadap Republik Islam Iran, seluruh posisi dan kepentingannya di kawasan akan menjadi sasaran serangan yang berkelanjutan, efektif, dan menyakitkan, tanpa batasan atau pertimbangan apa pun," tambahnya.
Markas besar tersebut juga memperingatkan negara-negara kawasan agar tidak memihak pada agresi AS terhadap Iran.
"Kami memperingatkan bahwa jika negara-negara kawasan dengan terus menerapkan kebijakan standar ganda terhadap Republik Islam memihak pada agresi 'Setan Besar' terhadap Iran yang Islami dan tangguh, mereka semua akan dianggap sebagai kaki tangan dalam tindakan keliru ini dan tidak dapat lagi mengharapkan sikap menahan diri atau kesantunan dari Angkatan Bersenjata Iran yang perkasa," tegas pernyataan itu.