Berbulan-bulan Digempur, Iran Ungkap Apa yang Tersisa dari Kekuatan Militernya
- Gemini AI
Siap – Kemampuan militer Iran kembali menjadi sorotan setelah Teheran menyatakan sebagian besar persediaan rudal dan drone miliknya masih dapat digunakan meski menghadapi serangkaian serangan dari Amerika Serikat (AS) dan Israel dalam beberapa bulan terakhir.
Wakil Panglima Angkatan Darat Iran untuk Urusan Eksekutif, Brigadir Jenderal Ali Reza Sheikh, menyebut lebih dari 75 persen kemampuan rudal dan drone Iran masih berada dalam kondisi siap digunakan.
Klaim tersebut sekaligus bertolak belakang dengan penilaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai kerusakan yang dialami kekuatan militer Teheran.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa Sheikh menilai serangan Amerika Serikat dan Israel sejak Februari tidak memberikan dampak sebesar yang selama ini diklaim Washington.
"Lebih dari 75 persen kemampuan rudal dan drone Iran masih utuh dan siap digunakan," ungkap Sheikh seperti dikutip The Middle East Monitor.
Sheikh juga menggambarkan kemampuan drone Iran sebagai "mimpi buruk bagi musuh".
Pernyataan itu menegaskan bahwa Teheran masih menganggap sistem drone sebagai bagian penting dari kekuatan militernya.
Menurut Sheikh, kemampuan tersebut tetap dapat digunakan meskipun fasilitas dan perangkat militer Iran telah menjadi sasaran serangan dalam konflik yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Klaim Iran tersebut berlawanan dengan pernyataan Trump pada bulan sebelumnya.
Presiden AS itu sebelumnya menyebut Iran hanya memiliki sekitar 21 hingga 22 persen dari persediaan rudal yang dimilikinya sebelum perang berlangsung.
Perbedaan penilaian tersebut memperlihatkan adanya dua gambaran yang bertolak belakang mengenai kondisi persenjataan Iran setelah menghadapi serangan Amerika Serikat dan Israel.
Di sisi Washington, kerusakan terhadap kemampuan militer Teheran disebut sangat besar.
Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, bahkan memuji keputusan Trump untuk terus menghadapi Iran.
"Operasi yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel telah menimbulkan kerusakan yang sangat besar," ucap Huckabee dalam wawancara dengan Newsmax pada Selasa, 12 Agustus 2026.
Huckabee juga menuding Iran telah melakukan berbagai tindakan yang menurutnya menyebabkan ribuan warga Amerika Serikat tewas, baik melalui aktivitas langsung maupun dukungan terhadap kelompok yang menjadi sekutu Teheran.