Dibalik Tabir Kebohongan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Wamenkumham Kini Tersangka Gratifikasi

Jesicca kumala wongso
Sumber :
  • Viva.co.id

"Seorang ahli memberikan keterangan secara garis besar itu ada dua. Ada ahli ketika akan memberikan keterangan itu tidak melakukan apa-apa. Tetapi ada ahli ketika akan memberikan keterangan dia harus melakukan eksperimen, harus melakukan observasi, harus melakukan pemeriksaan," ungkap Prof Eddy di YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo,dikutip SiapViva dari Kanal Youtube Bang Denny Sumargo

Jadi Gubernur Terkaya di Indonesia Berikut Harta Kekayaan Sherly Tjoanda yang Tembus Hingga Rp 709 Miliar

Dalam komentar kontroversialnya, Eddy membantah pernyataan ahli forensik, dr. 

Djaja Surya Atmadja, yang menguasai patologi dan toksikologi, terkait autopsi dan kadar sianida di tubuh Wayan Mirna Salihin

Geger, Deddy Corbuzier Dilantik Jadi Stafsus Menhan, KPK Singgung Soal LHKPN

Eddy menyatakan bahwa pernyataan dr. Djaja tidak valid karena tidak didukung oleh pemeriksaan langsung terhadap jasad Mirna.

Lebih lanjut, Eddy juga mengungkap bahwa Jessica Kumala Wongso telah datang tiga hari sebelum kematian Wayan Mirna Salihin setelah minum kopi di kafe Olivier. 

Eks Komisioner Bawaslu Tuntut Penyidik KPK Ganti Rugi Rp 2,5 Miliar, Ini Kronologinya

Pernyataan kontroversial lainnya adalah terkait reaksi Jessica di pengadilan, di mana Eddy mengklaim bahwa Jessica hanya menangis saat ahli kriminolog Prof Ronny Nitibaskara memberikan kesaksiannya.

Skandal gratifikasi ini menjadi sorotan utama, menciptakan keguncangan dalam dunia politik dan hukum Indonesia. 

Halaman Selanjutnya
img_title