Menembus Batas: Perempuan dan Karier di Dunia Tambang
- Dokumentasi ABM Investama
Siap – Industri pertambangan, yang sering dipandang sebagai ladang dominasi pria, kini mulai menunjukkan perubahan signifikan.
Meskipun data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ketimpangan besar antara pekerja laki-laki dan perempuan di sektor ini, dengan hanya 10 persen - 11 persen pekerja perempuan di industri tambang, perubahan positif sedang terjadi.
PT ABM Investama Tbk (ABMM) menjadi salah satu perusahaan yang mengambil langkah untuk mengatasi kesenjangan ini.
Direktur Utama ABMM, Achmad Ananda Djajanegara, menegaskan bahwa kesetaraan gender bukan hanya sekadar isu sosial, tetapi juga strategi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang gender, memiliki akses yang sama terhadap peluang karir di industri pertambangan," kata Andi seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 13 Februari 2025.
Ini adalah pernyataan yang mempertegas komitmen ABMM dalam memperjuangkan kesetaraan gender di dunia tambang.
Kesetaraan gender di tambang: ABMM dorong perempuan maju.
- Dokumentasi ABM Investama
ABMM menempuh langkah konkret melalui berbagai program yang mendukung pengembangan karier perempuan, salah satunya adalah Talent and Leadership for Women.
Program ini menyediakan pelatihan keterampilan teknis, manajerial, serta coaching dan mentoring untuk mengasah kepemimpinan perempuan di lingkungan kerja.
"Melalui berbagai program pelatihan dan mentoring, kami ingin memberikan dukungan penuh bagi perempuan agar dapat mengambil peran penting di sektor ini," tambah Andi.
Kesetaraan gender di sektor tambang mendapat dukungan penuh dari pemerintah Indonesia. Siti Sumilah Rita Susilawati, Sekretaris Jenderal Mineral dan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, menekankan pentingnya lingkungan kerja inklusif.
"Pemerintah terus mendorong perusahaan untuk menciptakan kesempatan kerja yang setara dan mendukung keterlibatan perempuan dalam sektor ini," ujar Siti, yang mengakui bahwa sektor pertambangan memberikan peluang besar bagi perempuan yang terampil dan berdedikasi.
Executive Director Women in Mining and Energy Indonesia, Noormaya Muchlis, juga berbicara tentang pentingnya mendorong perempuan untuk terjun ke sektor tambang.
“Kami sangat mendukung para perempuan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki, baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan keluarga,” ungkapnya dalam acara diskusi Ruang XY memperingati WiME 6th Anniversary pada 30 Januari.